Rayi RAN Ingin Dalami Dunia Akting

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Rayi Putra saat menghadiri peluncuran Teaser (Video Cuplikan) film Tak Kemal Maka Tak Sayang di Kantor MD Pictures, Jakarta, Jumat, 10 Oktober 2014. TEMPO/Nurdiansah

    Penyanyi Rayi Putra saat menghadiri peluncuran Teaser (Video Cuplikan) film Tak Kemal Maka Tak Sayang di Kantor MD Pictures, Jakarta, Jumat, 10 Oktober 2014. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Perannya dalam film bergenre komedi Tak Kenal Maka Tak Sayang, yang akan ditayangkan perdana pada 23 Oktober 2014, membuat Rayi RAN tertarik lebih mendalami dunia seni peran. Walau merasa lebih lelah berperan, Rayi menjadikannya sebagai tantangan baru.

    "Cinta pertama saya tetap ke musik. Sebenarnya, beradu akting ini merupakan tantangan yang menarik yang akan saya seriusin," ucap Rayi saat ditemui seusai pemutaran Tak Kenal Maka Tak Sayang bagi media di Plaza Senayan, Jakarta, belum lama ini.

    Beruntung, Rayi selalu didukung oleh teman-temannya di RAN. "Alhamdulillah, teman-teman sangat antusias, penasaran ingin melihat akting saya. Dan untungnya juga di RAN kita bisa ambil kerjaan lain, dan semua mendukung," katanya.(Baca : RAN Ajak Masyarakat Peduli Kelestarian Hutan)

    Mengaku masih kaku, Rayi bertekad terus belajar untuk memperbaiki aktingnya. Bagi dia, bermain film adalah tantangan terbesar selain bermain musik. Rayi pun mengungkapkan ketertarikannya bermain dalam film lain yang berbeda genre dengan Tak Kenal Maka Tak Sayang. 

    ANINDYA LEGIA PUTRI

    Berita Terpopuler
    JKT48 Hibur Pelari Jakarta Marathon
    Kim Kardashian Terharu Lihat Kinerja Adiknya 
    Usai Menikah, George Clooney Gelar Pesta Lagi
    Kim Kardashian Merasa Seksi, Akibat Ulah Suaminya
    Nia Ramadhani Sempat Khawatir Anaknya Sekolah


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.