Komnas HAM Gelar Premier Film Senyap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto sampul film Senyap, The Look of Silence. (tiff.net)

    Foto sampul film Senyap, The Look of Silence. (tiff.net)

    TEMPO.CO, Jakarta -Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dan Dewan Kesenian Jakarta akan menggelar pemutaran perdana film besutan sutradara Joshua Oppenheimer, The Look of Silence atau Senyap.

    Premier ini akan digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki pada 10 November 2014. Film ini rencananya akan diputar penuh selama sebulan mulai 10 November-10 Desember serentak di seluruh Indonesia. “Puncaknya sampai peringatan Hari Hak Asasi Manusia, kami sebar ke lembaga negara, lembaga swadaya masyarakat jejaring kami,” ujar salah satu komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Muhammad Nurkhoiron kepada Tempo, Senin, 20 Oktober 2014.

    Nurkhoiron menjelaskan film ini menarik diputar dan ditonton masyarakat luas karena ide yang cukup menarik.”Ide rekonsialiasi, bercerita tentang korban yang berkomunikasi dengan pelaku. Ide penting bagi negara ini,” ujarnya lagi.

    Menurutnya penyebaran ide rekonsiliasi ini sesuai mandat komisi ini untuk menuntaskan persoalan pelanggaran hak asasi masa lalu. Film ini dianggap mewakili ide rekonsiliasi karena film ini mendapat penghargaan internasional dan aktivis hak asasi manusia internasional pula. “Nah gaungnya supaya lebih luas lagi.”


    Ketua Komite Film Dewan Kesenian Jakarta,Totot indarto mengatakan tim Joshua telah menghubungi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Dewan Kesenian Jakarta mendukung pemutaran film ini. Menurutnya dewan ini harus ikut mendorong kesenian yang baik dan bermanfaat termasuk film. “Ini film yang berguna untuk sejarah kita yang masih gelap,” ujar Totot.

    Dia juga mengatakan melalui seni diharapkan bisa membicarakan suatu persoalan lebih nyaman dan santai. “Film ini beri pilihan dan perspektif lain. Itu tugas seni.”

    Pada saat pemutaran film ini, kata Totot, penonton juga diberi kesempatan untuk berdiskusi bersama sang sutradara. Joshua akan menyapa dan berdiskusi melalui skype. DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.