Garuda Luncurkan The Sounds of Indonesia Volume 3

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Album 'The Sound of Indonesia' karya Addie MS & Twilite Orchestra. Twitter.com/@addiems

    Album 'The Sound of Indonesia' karya Addie MS & Twilite Orchestra. Twitter.com/@addiems

    TEMPO.CO, Jakarta - Garuda Indonesia  meluncurkan album “The Sounds of Indonesia” volume III. di Ballroom,Hotel Dhamawangsa, pada 8 Oktober 2014. Album ini menyusul album 1 dan 2 yang sukses meraih apresiasi di iTunes.

    Album The Sound of Indonesia merupakan koleksi lagu-lagu daerah dan tradisional dari seluruh penjuru Indonesia yang diaransemen ulang dalam bentuk musik orkestra oleh Addie MS.

    Album ini sebagai “musik resmi” yang akan diperdengarkan selama penerbangan maupun di setiap lounge dan kantor penjulan Garuda Indonesia dalam upaya mengenalkan budaya Indonesia melalui layanan Garuda Indonesia Experience.

    Acara peluncuran album  tema “Bringing the Best of Indonesia to the World” ini dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Mari Elka Pangestu, jajaran Direksi Garuda Indonesia, serta musisi Addie MS.

    Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengatakan, album ini merupakan kelanjutan dari dua album sebelumnya, yang telah meraih sukses dan diterima dengan baik di pasar. Album ini disiapkan khusus oleh Garuda Indonesia bekerjasama dengan Addie M.S untuk menjaga kelestarian kesenian Indonesia khususnya lagu lagu daerah. "Album pertama dan kedua dapat apresiasi sangat baik dan best seller di iTunes," kata Emir.

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu memberi  apresiasi kepada apa yang dilakukan Garuda Indonesia di dalam melakukan program Garuda Indonesia Experience,"Album ini melibatkan maestro dan juga mengajak musisi muda untuk terlibat. Ini menjadi regenerasi," katanya.(Baca : Terima Penghargaan, Addie MS Anggap Apresiasi Diri)

    Musisi Addie MS mengatakan, pengerjaan The Sounds of Indonesia Volume III ini mengorkestrasikan lagu-lagu daerah Indonesia sedemikian rupa sehingga lagu-lagu tersebut bisa dirasakan dan dinikmati dari perspektif yang berbeda. Peluncuran album ini menurutnya, perlu diapresiasi karena menjadi salah satu bentuk sumbangsih dari Garuda Indonesia untuk seni budaya Indonesia.

    Beberapa lagu nasional dan daerah yang diaransemen ulang dalam album volume III ini antara lain “Tanah Airku” karya Ismail Marzuki, Alusi Au (Sumatera Utara), Walang Kekek (Jawa Tengah), Bubuy Bulan (Jawa Barat), Si Patokaan (Sulawesi Utara), Aceh Lon Sayang (Aceh), Tanduk Majeng (Jawa Timur), Sabarai Sabarai (Kalimantan Timur), Mande Mande (Maluku), dan Lancang Kuning (Riau).

    Sebelumnya pada bulan Juli 2012 lalu, Garuda Indonesia bekerja sama dengan Addie MS telah meluncurkan album  Volume I dan II, yang berisi lagu-lagu tradisional Indonesia seperti Manuk Dadali (Jawa Barat), Rasa Sayange (Maluku), Soleram (Riau), Anging Mamiri (Sulawesi Selatan), Keroncong Kemayoran (DKI Jakarta), O Ina Ni Keke (Sulawesi Utara), Lisoi (Sumatera Utara), Ampar-ampar Pisang (Kalimantan Selatan), Jali-jali (DKI Jakarta), Gending Sriwijaya (Sumatera Selatan), dan Yamko Rambe Yamko (Papua).



    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    Foto Mesra Gracia Indri dan David Noah
    Pakai Sandal, Ario Bayu Pernah Diusir dari Mal
    Berperan Jadi Jokowi, Ben Joshua Ingin Foto Bareng 
    Hotman Kunjungi Korban dan Ucapkan Belasungkawa


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.