Eddi Brokoli Kepincut Cuitan Ridwan Kamil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eddi Brokoli. TEMPO/Mazini Hafizhuddin

    Eddi Brokoli. TEMPO/Mazini Hafizhuddin

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor sekaligus penyiar Eddi Brokoli sangat menyukai cuitan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, di situs jejaring sosial Twitter. "Di Twitter dia kocak banget," kata Eddi saat ditemui di Lot 8, SCBD, Jakarta, Kamis, 25 September 2014. 

    Eddi mengatakan cuitan Kang Emil, sapaan Ridwan, selalu membuatnya tertawa. Apalagi beberapa cuitannya terkadang tidak menunjukkan sosok Ridwan sebagai seorang pejabat. "Dia justru seperti barudak atau anak-anak," ujarnya. Hal itu dinilai Eddi sangat bagus karena akan mengurangi kesenjangan antara rakyat dan sang pejabat. (Baca: Anang Dilantik Jadi Anggota DPR, Ini Pesan Aurel)

    Salah satu cuitan yang dinilai paling lucu oleh mantan VJ MTV ini adalah saat pemilik akun @ridwankamil itu menjawab salah satu follower-nya. Akun pengikutnya itu bertanya kepada Kang Emil, alumnus Institut Teknologi Bandung, ihwal bagaimana caranya masuk kampus bergengsi itu?  

    "Kang Emil malah menjawab, 'Kamu naik angkot, turun di Ganesha lalu lanjut ojek,..' Lucu banget deh," kata dia. Menurut Eddi, cuitan-cuitan Kang Emil seperti anak gaul Bandung yang suka ngebanyol.

    Akun @ridwankamil memang kerap menarik perhatian. Misalnya, Kang Emil terlihat menjawab cuitan pengacara Farhat Abbas (@farhatabbaslaw) yang mengkritisi kebijakan Emil di Kota Bandung. Lucunya, fakta yang dipaparkan oleh Farhat disebut ngawur oleh Emil dan diberi tanda pagar #Tetot, menirukan bunyi bel dalam kuis. Baca: Hanung Degdegan di Malaysia karena Terang Bulan)

    MITRA TARIGAN

    Terpopuler

    Koalisi Prabowo Revisi UU KPK, ICW: Kebablasan
    Soal Revisi UU KPK, Bos KPK Serang Koalisi Prabowo
    PAN: Jika Terbitkan Perpu, SBY Keblinger
    SBY Siapkan Perpu Batalkan UU Pilkada


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.