3 Pekan, Marissa Anita Sanggup Nonton 40 Film  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marissa Anita juga rajin memantau kondisi tubuhnya, karena menurutnya tubuh memberi sinyal dan batas kemampuan kerja yang harus diperhatikannya agar tidak jatuh sakit. TEMPO/Dasril Roszandi

    Marissa Anita juga rajin memantau kondisi tubuhnya, karena menurutnya tubuh memberi sinyal dan batas kemampuan kerja yang harus diperhatikannya agar tidak jatuh sakit. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO , Jakarta:Presenter Marissa Anita (Baca: Marissa Anita, Pernah Anoreksia Saat Remaja) dan suaminya Andrew Trigg bergegas mendatangi salah satu toko elektronik di mal Ambassador di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan saat Tempo mengikutinya seharian dua pekan lalu. Mereka mencari baterai untuk drone atau kamera helikopter milik Andrew yang digunakan untuk membuat film dokumenter terbarunya.

    "Dia memang suka bikin film dokumenter. Aku sih, bantuin sedikit saja," kata Marissa yang terkadang mengisi suara di film karya suaminya itu. Sejak umur tiga tahun, Marissa memang sudah akrab dengan dunia film. Kesukaannya menonton film diwarisi sang ayah.

    Ketika remaja, Marissa rutin pergi ke bioskop untuk menonton film favoritnya, entah bersama teman, ibu, pacar, atau seorang diri. Ketika menonton bersama teman ada satu permintaan yang selalu ia wanti-wanti: jangan berisik saat menonton.

    Dari hobi menonton di bioskop itu Marissa punya kebiasaan yang tergolong unik, yakni mengumpulkan tiket tanda masuk. Sayang, tiket yang sudah susah payah ia kumpulkan itu akhirnya dibuang karena sempat memiliki hobi yang berbeda ketika duduk di bangku SMA.

    Film seolah sudah mendarah daging dalam diri Marissa. (Baca: Marissa Anita Puluh di Meja, 'Ngingetin' Politikus) Selain hobi nonton film, ia sempat pula bermain dalam film Selamat Pagi, Malam. Nah, ketika jatuh sakit akibat tifus selama 2,5 pekan beberapa waktu lalu, ia manfaatkan waktu luang untuk melalap 40 judul film. Kecintaannya terhadap film ini membuat Marissa dipercaya menulis resensi film di beberapa media.

    Lantas, apa hal positif yang dapat dipetik dari menonton film? Ternyata, bagi Marissa, karakter yang berbeda-beda, peran emosi setiap karakter, dan berbagai konflik yang mewarnai sebuah film mampu memberikan pelajaran tentang kehidupan.

    "Lewat film, kita belajar dari pengalaman orang. Kita tidak harus jadi pelacur untuk tahu apa yang dirasakan seorang pelacur," kata salah satu pemeran dalam film 3 Nafas Likas ini.

    MITRA TARIGAN
    Terpopuler

    Kemeja Batik yang Naik Kelas

    Warna-warni Musim Gugur Adamist 

    Indonesian Coffee Festival Angkat Petani Kopi

    The Goods Bakal Kembali Hadir di Plaza Indonesia


     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.