Mau Belajar Wayang, Ada Paket Manarik di UI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wayang Kayu Karya Narimo Sukoharjo ikut dipamerkan dalam ASEAN-China Collaboration on Traditional Performing Arts of Puppet Performance 2014 yang digelar di Taman Budaya, Jawa Tengah, Solo, 17 September 2014. Tempo/Ahmad Rafiq

    Wayang Kayu Karya Narimo Sukoharjo ikut dipamerkan dalam ASEAN-China Collaboration on Traditional Performing Arts of Puppet Performance 2014 yang digelar di Taman Budaya, Jawa Tengah, Solo, 17 September 2014. Tempo/Ahmad Rafiq

    TEMPO.CO, Depok - Kelompok Wisata Wayang, Yogyakarta, memberikan seratus paket pelajaran membuat wayang gratis bagi mahasiswa dan umum di stan pameran yang dibuka dalam acara Wayang Goes to Campus di Balairung, Universitas Indonesia (UI). (Baca: Wayang Masuk Kampus, Calon Dokter Ujian Pentas Wayang)

    Sejak Selasa kemarin, sudah 40 paket yang digunakan oleh mahasiswa untuk belajar bagaimana membuat wayang kulit. "Dari seratus paket gratis, tinggal enam puluh paket. Ini untuk umum, siapa pun boleh berlatih," kata anggota Kelompok Wisata Wayang Yogyakarta Sujiono saat ditemui di stan, Rabu, 24 September 2014. (Baca: WGTC, Mahasiswa Belajar Bikin Wayang)

    Sujiono menjelaskan paket yang mereka sediakan ada dua macam, yaitu latihan nyungging atau mewarnai dan mengukir atau mahat. Yang paling menyenangkan, mahasiswa atau umum yang mengambil paket ini bisa langsung membawa pulang hasil karyanya. (Baca juga: Ada Pertunjukan Wayang Selama 4 Hari di UI Depok)

    Hari pertama pada Selasa kemarin, paket berlatih buat wayang ini langsung habis 25 paket. Sedangkan pada Rabu, 24 September 2014, ada 15 paket. Lelaki berumur 54 tahun ini mengakui pada Selasa dan Rabu memang masih sepi karena acara pergelaran akan dimulai hari ini, Kamis, 25 September 2014. "Di acara intinya ada banyak tokoh yang datang, pasti akan ramai," katanya. (Baca: Komunitas Wayang UI Usulkan Hari Wayang Nasional)

    Sujiono mengakui pelatihan mewarnai dan memahat wayang itu masih terkendala oleh ukuran stan yang hanya 2x4 meter. Soalnya, mewarnai dan memahat tidak bisa dilakukan dalam satu meja. "Mahat akan mengganggu yang mewarnai kalau satu meja," katanya. Karena itu, mereka lebih memperbanyak paket mewarnai.

    Wayang kulit Kelompok Wisata Wayang ini adalah jenis wayang kulit versi Yogyakarta dan Solo. Pusat pembuatannya berada di Kampung Pucung, Desa Wukir Sari, Imogiri, Bantul. Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurut Mujiono, jika semua paket gratis itu habis, maka mereka akan menarik biaya untuk pelatihan tersebut. "Fasiltas pelatihan ini terbatas. Kalau habis nanti bayar," katanya.

    Salah seorang mahasiswa UI, Annisa Azri, 18 tahun, mengaku sangat senang mendapat paket gratis mewarnai wayang. "Ini yang pertama kali, masih agak sulit," katanya. Mahasiswa jurusan Pendidikan Dokter Gigi itu pun mengaku mulai suka dengan pewayangan. "Besok lihat lagi, ada pergelaran." Acara Wayang Goes to Campus ini akan berlangsung hingga Sabtu, 27 September 2014.

    ILHAM TIRTA

    Topik terhangat:

    Koalisi Jokowi-JK | Kabinet Jokowi | Pilkada oleh DPRD | IIMS 2014

    Berita terpopuler lainnya:
    Wartawati Tempo Dilecehkan Simpatisan FPI
    FPI Minta Ahok Jaga Mulut
    Soal Gantung Diri di Monas, Anas: Siapa Bilang?
    Adnan Buyung: Jaksa Penuntut Anas Bodoh


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Obat Sakit Perut Alami

    Berikut bahan alami yang kamu perlukan untuk membuat obat sakit perut alami di rumah.