Band Armada Rilis Album Pagi Pulang Pagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Armada merilis album keempat, Pagi Pulang Pagi di KFC Kemang, 24 September 2014. Tempo/Munady

    Armada merilis album keempat, Pagi Pulang Pagi di KFC Kemang, 24 September 2014. Tempo/Munady

    TEMPO.CO, Jakarta - Band Armada merilis album keempat yang diberi judul Pagi Pulang Pagi di KFC Kemang pada Rabu, 24 September 2014. Menurut Rizal, vokalis Armada, album ini menggambarkan kerja keras empat personel, yakni Rizal (vokal), Radha (gitar), Mai (gitar), Endra (bass) dan Andit (drum) dalam menggarap album terbaru ini.

    "Berjibaku dengan jadwal panggung yang padat mulai dari pagi hingga pagi berikutnya, dari satu kota ke kota lain," kata Rizal. Album yang makan waktu tiga bulan ini, kata Rizal, bisa memotivasi para pekerja keras yang berjuang hidup bagi orang tersayang.

    Kendati begitu, album ini digarap lebih santai dari album sebelumnya."Yang dulu sampai satu bulan kami tidak ambil tawaran manggung. Kalau sekarang badan kami lebih segar," kata Rizal. (Baca: Rizal 'Armada' Belum Punya Target Menikah)

    Rizal bercerita bahwa album ini berawal dari pengalaman pribadi. "Kami sejak kecil pengin jadi anak band. Karena tahun 1990-an kami lihat anak band santai sekali hidupnya," ujar Rizal.

    Ternyata fenomena ini pada 2000-an berubah. Ini yang ia dan teman-temannya alami. "Anak band ada yang jadi orang kantoran atau anak band sebelum azan Subuh sudah ke bandara, lalu azan Subuh berikutnya berangkat ke bandara lagi," katanya. (Baca: Armada Band Hibur Anak Yatim)

    Rizal menolak mengatakan album ini berisi keluhan. "Cuma berbagi cerita saja," katanya. Ternyata inspirasi lagu ini dari penyanyi dangdut Johnny Iskandar. "Musik dia Indonesia banget," kata Rizal.

    Ada pula satu lagu mengambil ciptaan Rinto Harahap, Katakan Sejujurnya. "Ini permintaan label, tapi kami tahu juga lagunya. Ini untuk penghormatan musikus Indonesia. Kami berlima hidup di generasi pertengahan 1990-an," katanya.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler:
    Konser Slank untuk Perempuan Indonesia
    Kata Sandhy Sondoro, Penonton Indonesia Berisik
    Gara-gara Kebaya, Atiqah Hasiholan Sesak Nafas
    Erwin Arnada dan Salman Aristo Angkat Film Hatta


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.