Slank Ajak Masyarakat 'Galak' kepada Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres PDIP Joko Widodo (tengah) bersama personil Slank Kaka, Ridho, Abdee, Bimbim, Ivanka dan Bunda Ifet, usai lakukan silaturahmi, di Markas Slank, Gang Potlot, Jakarta Selatan (27/5). Dalam pertemuan tersebut personil Slank tawarkan 48 nama untuk jadi Menteri di Kabinet Jokowi jika jadi Presiden pada Pilpres 2014. TEMPO/Imam Sukamto

    Capres PDIP Joko Widodo (tengah) bersama personil Slank Kaka, Ridho, Abdee, Bimbim, Ivanka dan Bunda Ifet, usai lakukan silaturahmi, di Markas Slank, Gang Potlot, Jakarta Selatan (27/5). Dalam pertemuan tersebut personil Slank tawarkan 48 nama untuk jadi Menteri di Kabinet Jokowi jika jadi Presiden pada Pilpres 2014. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Depok - Salah satu musikus yang tegas mendukung pencalonan Jokowi-JK sebagai presiden ialah Slank. Dalam Revolusi Mental, Slank menunjukkan besarnya dukungan untuk pasangan yang telah menjadi presiden terpilih tersebut. Meski begitu, Slank mengajak masyarakat untuk tetap galak mengawasi presiden terpilih itu.

    "Yang pasti, seperti janji kita, setelah mengantar ke Istana, tahun depan kita jaga jarak dengan beliau dan tetap galak. Kita tetap memperjuangkan hal yang terbaik untuk rakyat. Sama orang lain saja galak apalagi sama teman sendiri," ujar personel Slank, Bimbim, saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta, Rabu, 24 September 2014.

    Bagi grup musik yang pernah memegang rekor band dengan bayaran termahal di Indonesia ini, kemenangan Jokowi-JK patut dirayakan. Mereka pun berharap banyak pada pasangan presiden dan wakil presiden terpilih ini. "Kemenangan presiden ini, kan, kemenangan kita semua. Perlu lah dirayakan dan nanti diundang Pak Jokowi-nya," ujar Abdee.

    Slank, yang menciptakan lagu Salam Dua Jari untuk Jokowi-JK, juga punya harapan khusus untuk Jokowi. "Slank itu selama berkarier tidak pernah ditonton presiden. Mungkin yang kali ini bisa. Kami, sih, sangat berharap," kata Abdee.

    ANINDYA LEGIA PUTRI

    Topik terhangat:

    Koalisi Jokowi-JK | Kabinet Jokowi | Pilkada oleh DPRD | IIMS 2014

    Berita terpopuler lainnya:
    Wartawati Tempo Dilecehkan Simpatisan FPI
    FPI Minta Ahok Jaga Mulut
    Soal Gantung Diri di Monas, Anas: Siapa Bilang?
    Adnan Buyung: Jaksa Penuntut Anas Bodoh


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.