Doyan Tinju, Fandy Christian Ogah Wajahnya Dipukul

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Fandy Christian pemeran Jerry bersama kekasihnya saat menghadiri premiere film terbarunya AKU, KAU dan KUA di Epicentrum XXI Kuningan, Jakarta, Selasa 9 September 2014. TEMPO/Nurdiansah

    Aktor Fandy Christian pemeran Jerry bersama kekasihnya saat menghadiri premiere film terbarunya AKU, KAU dan KUA di Epicentrum XXI Kuningan, Jakarta, Selasa 9 September 2014. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Fandy Christian mengaku sangat suka tinju. Biasanya, aktor film Aku, Kau, dan KUA itu berlatih tinju dua-tiga jam dua kali dalam sepekan di tempat latihan dekat rumahnya.

    Kata Fandy, ia sempat menjajal berlatih tinju tiap hari selama sebulan. Namun badannya tak kuat. Walhasil, bukannya sehat, Fandy malah ambruk. "Saya sampai muntah-muntah karena sebulan penuh latihan," katanya saat ditemui di Epicentrum, Jakarta Selatan, pekan lalu.

    Di sela latihan, Fandy biasanya mengajak kawannya bertanding. Namun ada satu syarat yang mesti disetujui sang lawan sebelum bergelut dengannya. "Aku selalu minta ditinju di badan saja, jangan di wajah. Karena wajah kan investasi saya sebagai aktor," ujarnya, lalu tertawa.

    Menurut Fandy, seorang aktor sebaiknya menguasai paling tidak satu olahraga tertentu, entah itu basket, voli, atau sepak bola. Sebab, kata dia, suatu ketika keahlian itu bakal membantu peran si aktor. "Akan sangat menguntungkan kalau skill itu kebetulan pas dengan karakter yang diperankan." (baca juga: Sarung Tinju Muhammad Ali Terjual Rp 4,7 Miliar)

    MITRA TARIGAN

    Berita Terpopuler:
    Eddi Brokoli Ingin ke Aceh Setiap Pekan
    Adegan Sendok-Garpu
    Kim Kardashian Bantah Foto Telanjang Dirinya 
    Merdeka, Dua Surat Bapas Harus Dikantongi Ariel 
    Ariel 'Noah' Merdeka Penuh Hari Ini


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.