Ayu Azhari dan Yuni Shara Bintang di Banyuwangi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang  model berjalan mengenakan baju batik motif Banyuwangi saat Fashion on The Pedestrian di Alun-alun Blambangan, Banyuwangi, 19 September 2014. TEMPO/Fully Syafi

    Seorang model berjalan mengenakan baju batik motif Banyuwangi saat Fashion on The Pedestrian di Alun-alun Blambangan, Banyuwangi, 19 September 2014. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Banyuwangi - Artis Ayu Azhari dan Yuni Shara jadi bintang tamu dalam perhelatan Festival Batik yang digelar pemerintah Banyuwangi, Jawa Timur. Keduanya menyanyikan lagu berbahasa using serta tampil mengenakan batik khas Banyuwangi.

    Kedua penyanyi itu tampil menghibur dalam puncak Festival Batik yang berlangsung Sabtu malam, 20 September 2014, di Gelora Seni Budaya.

    Awalnya, keempat anak Ayu Azhari tampil pada pertengahan acara. Mereka menyanyikan lagu bahasa using Banyuwangi berjudul Barong-barongan. Ayu kemudian naik panggung dengan menyanyikan lagu bahasa using lainnya.

    Ayu tampil mengenakan kebaya bermotif batik Banyuwangi warna kuning. Kepada penonton, dia mengatakan anak adalah mutiara hati. "Saya berharap Banyuwangi memberi ruang yang luas kepada anak untuk mengaktualisasikan dirinya," kata Ayu.

    Yuni Shara tampil kemudian. Dia tampil anggun dengan terusan gaun bermotif batik Banyuwangi berwarna oranye. "Awalnya saya bingung ketika dapat kain batik Banyuwangi. Mau saya apakan kain ini? Eh, ternyata hasilnya lumayan, kan?" katanya sumringah.

    Kakak kandung penyanyi Krisdayanti itu bercerita, sebelumnya dia selalu berpikir ulang kalau manggung ke Banyuwangi karena jaraknya yang sangat jauh. "Punggung saya bisa pegel," katanya.

    "Tapi sekarang," Yuni melanjutkan, "saya mau datang karena sudah ada bandara." Yuni Shara kemudian menyanyikan tiga lagu, termasuk satu lagu berbahasa using dengan judul Ulan Andung-andung.

    Malam puncak perhelatan Festival Batik tersebut diisi dengan peragaan busana batik Banyuwangi karya desainer terkenal Irma Lumiga dan Priscilla Saputro. Selain itu, busana-busana karya desainer lokal juga tampil. Desain busana mengeksplorasi motif batik "kangkung setingkes" menjadi tiga jenis busana, yakni kasual, busana kerja, dan busana pesta.

    Puteri Indonesia 2014 Elvira Devina Mira menjadi model peragaan busana karya desainer Priscilla Saputro. Elvira tampil cantik dengan gaun pesta panjang berwarna merah muda.

    IKA NINGTYAS



    Terpopuler:
    Penonton Konser /rif dan Sheila on 7 Minim 
    Sheila on 7 Sukses Ajak Penonton Berdendang
    Hadapi Era Musik Digital, Kementerian Pariwisata Gelar Seminar
    Pameran Keramik Kontemporer di Galeri Nasional 
    Puluhan Radio Kuno Dipamerkan di Solo


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.