Sebuah Metamorfosis Tina Toon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tina Toon. TEMPO/JACKY RACHMANSYAH

    Tina Toon. TEMPO/JACKY RACHMANSYAH

    TEMPO.CO, Jakarta - Tanggal 27 Agustus 2014 di Kinokuniya, Plaza Senayan, menjadi momen yang membahagiakan Tina Toon. Pada hari itu, Tina meluncurkan buku berjudul Tina:Metamorfosis yang Menakjubkan Seorang Tina Toon. Buku setebal 98 halaman yang ditulis Alia Fahiyah dan diterbikan Gramedia Pustaka Utama itu membeberkan perjalanan artis cilik bertubuh gemuk nan menggemaskan itu menjadi wanita dewasa yang cantik, langsing, dan menakjubkan.

    Gadis kelahiran Jakarta, 20 Agustus 1993, ini blakblakan menceritakan seluk-beluk kariernya di dunia hiburan. Terutama soal penampilannya yang berbeda pada awal kemunculannya dengan gayanya saat ini.

    "Saya berterima kasih dengan dengan pertanyaan dari media sosial yang sering bilang, 'Tina, kok, bisa kurus, sih?' Dan biasanya saya akan menjawab, 'Kurangi makan dan perbanyak olahraga,' ha-ha-ha. Klise, tapi itu kebenaran yang saya lakukan. Selanjutnya, ya, ada di buku ini, cerita menakjubkan dalam rentang panjang perjalanan karier, termasuk bagaimana perang dari saya yang semula percaya diri dengan tubuh gemuk menggemaskan dan berprestasi menjadi tergoda ingin cantik kurus seperti remaja putri lainnya. Baca, deh, bukunya seru," ucap Tina panjang-lebar.

    Pelantun lagu Bolo-Bolo yang terkendal dengan gerakan lehernya yang khas yang populer pada 1999 ini menuturkan perubahan yang terjadi dalam dirinya dari kecil hingga sekarang banyak membuat orang kaget. (Baca : Fenomena Tukar Pasangan, Tina Toon: Itu Seks? )

    "Padahal untuk bisa seperti sekarang butuh perjuangan besar yang saya lakukan. Bahkan, jujur, saya mengalami perasaan up and down dengan segala hal baik dan buruk."

    Melalui bukunya, Tina berharap bisa mengispirasi banyak orang. "Intinya, saya mau orang mengambil yang baiknya saja, kalau yang buruknya cukup jadi bahan tertawaan dan pelajaran," kata Tina, yang lewat buku ini menceritakan pengalamannya dirisak karena bertubuh gemuk, telat menstruasi, hingga pernah kena bulimia.

    Berkat kesuksesannya mengubah diri dari seorang penyanyi bertubuh gemuk dan suka makan menjadi gadis dewasa bertubuh langsing dan cantik yang kini menekuni bisnis, Tina sering diundang sebagai bintang tamu acara kesehatan di stasiun televisi untuk membagikan pengalamannya.

    "Sekarang, intinya saya ingin hidup lebih sehat lagi dengan menerapkan pola makan yang lebih baik lagi dan melakukan olahraga teratur," kata Tina.

    HADRIANI P.

    Berita Terpopuler
    Pesta Sederhana, Jolie-Pitt Hanya Undang 16 Tamu 
    Akhirnya Brad Pitt dan Angelina Jolie Menikah 
    Jolie Terima Pinangan Pitt Demi Sang Ibu
    Cincin Pernikahan Angelina Jolie Dinilai Murah  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.