Bagi Jupe, Cemooh Itu Ujian Mental  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Julia Perez. TEMPO/Mazini Hafizhuddin

    Julia Perez. TEMPO/Mazini Hafizhuddin

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis Julia Perez bercerita sejak kecil dirinya kerap dirisak atau di-bully oleh kawan-kawannya. Jupe mengaku sering dipandang sebelah mata dan menjadi bahan cemooh. "Mereka memilih saya. Dari kecil saya enggak pernah lepas dari itu," kata dia kepada Tempo, Kamis, 14 Agustus 2014.

    Namun, perempuan kelahiran 15 Juni 1984 ini justru menganggap segala cemooh itu sebagai ujian mental. Makin lama, ia terbiasa mendengar omongan orang lain tentang dirinya. "Justru ini yang paling indah ketika orang melihat kita sebelah mata, tapi dari hal-hal kecil itu kita jadi besar," ujarnya. Bagi Jupe, ketenarannya lah yang membuat makin banyak orang menggunjingkannya. (Baca juga: Berapa Kali Jupe Selfie dalam Sehari?)

    Jupe tercatat beberapa kali menjadi bahan omongan. Salah satunya ketika dia berantem dengan Dewi Persik dan videonya tersebar di dunia maya. Kala itu Jupe dituntut dan dipenjara 3 bulan. Hal ini pun membuat Jupe depresi. Apalagi setelah itu ia putus dengan calon tunangannya, Gaston Castano, dan ayahnya meninggal. (Baca: Cara Julia Perez Bangkit dari Depresi)

    Untuk mengatasi masalahnya, Jupe selalu yakin Tuhan akan menolongnya. "Tuhan ada di kalbu kita, walaupun kita lupa bawa sajadah, mukena, dan lain-lain. Yang terpenting adalah jujur dan bermanfaat bagi diri sendiri, baru orang lain," ujar dia.  (Baca: Bercinta, Hal yang Paling Disukai Julia Perez)

    PUTRI ADITYOWATI


    Berita Lainnya:

    Ahok Ingin Ping-ping Jokowi di Depan Istana
    Berapa Kali Jupe Selfie dalam Sehari?
    Novela, Saksi Prabowo, Ngojek demi Biaya Sekolah
    Bercinta, Hal yang Paling Disukai Julia Perez
    Detik-detik Kematian Robin Williams


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.