Kisah Husky, Anjing Sendu Cici Panda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presenter Cici Panda memangku salah satu anjing kesayangannya saat diwawancara media saat menghadiri kontes Anjing dan Kucing Purina ExtraPAWganza di Parkir Selatan Senayan, Jakarta (15/12). Saat menghadiri ajang ini, Cici Panda membawa salah satu dari empat anjing kesayangannya. TEMPO/Charisma Adristy

    Presenter Cici Panda memangku salah satu anjing kesayangannya saat diwawancara media saat menghadiri kontes Anjing dan Kucing Purina ExtraPAWganza di Parkir Selatan Senayan, Jakarta (15/12). Saat menghadiri ajang ini, Cici Panda membawa salah satu dari empat anjing kesayangannya. TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta - Anjing adalah hewan peliharaan yang selalu dimiliki pembawa acara Veronica Felicia Kumala dan keluarganya. Ibunya memiliki delapan anjing. Tapi, yang menarik, keluarga ini lebih suka mengadopsi daripada membeli anjing.

    Salah satu cerita haru yang selalu diingat adalah kisah anjing berjenis Siberian husky yang ia dan kakaknya temukan 10 tahun lalu. Saat itu, Cici Panda alias Cipan, nama tenar Veronica, yang masih berstatus mahasiswa, sedang bersiaran.

    Ia dihubungi oleh kakaknya. Sang kakak mengatakan dia menemukan anjing yang terperosok di jalur cepat jalan tol dan ingin menyelamatkannya. "Gue bilang, 'Kalau lo selamatin, akan ada konsekuensi jangka panjang, lho," kata Cipan kepada Tempo tiga pekan lalu. (Baca juga: Cici Panda Beri ASI Ekslusif)

    Sejam berlalu. Sang kakak lalu kembali menghubungi Cipan untuk mengatakan bahwa anjing itu berhasil dievakuasi dengan bantuan petugas Jasa Marga. "Anjing itu sudah terperosok selama tiga hari. Kondisinya buruk sekali," kata wanita yangk kini memiliki tiga anjing itu.

    Husky, nama anjing yang baru diselamatkan itu, dalam kondisi sangat kurus, dehidrasi, dan tidak bisa berjalan. Air seninya pun berdarah dan lidahnya selalu keluar. Keluarga Cipan harus memblender makanan bagi anjing itu dan memasukkan makanan ke tubuhnya lewat suntikan. Soalnya, anjing itu belum bisa mengkonsumsi makanan padat. (Baca juga: Masuk DPR, Lucky Hakim Lepaskan Hewan Peliharaan)

    Husky yang lumpuh itu harus berobat setiap hari ke dokter hewan untuk mendapat suntikan cairan penguat. Setelah lama belum ada perkembangan dan Husky masih belum bisa berdiri, apalagi berjalan, sang dokter pun menyarankan agar Husky diberi suplemen yang biasa digunakan oleh anjing balap selama dua pekan. "Harganya mahal. Sekali suntik itu Rp 800 ribu. Gue enggak punya uang karena masih mahasiswa," katanya. (Baca juga: Beyonce Sewa Kebun Binatang untuk Pesta Putrinya)

    Malamnya, saat semua orang sudah tidur, ia berbicara kepada Husky sendirian. "Gue bilang, 'Husky kalau kamu tidak bisa berdiri, kamu akan disuntik dengan suplemen anjing balap, dan kami tidak ada uang. Plis, dong'," katanya. Keesokan harinya, Cipan kaget bukan kepalang saat melihat Husky di ruang tamu sudah bisa berdiri dan menunjukkan perkembangan, sehingga ia tidak perlu diberi suplemen anjing balap.

    Selanjutnya: Husky menemui ajalnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.