Aktor Robin Williams Ditemukan Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robin Williams meraih ketenaran ketika memerankan Mork si alien dalam serial televisi

    Robin Williams meraih ketenaran ketika memerankan Mork si alien dalam serial televisi "Mork & Mindy". REUTERS/Lucas Jackson

    TEMPO.CO, Los Angeles - Robin Williams, aktor yang terkenal lewat film Mrs Doubtfire, ditemukan tewas di rumahnya di California pada Senin pagi waktu setempat, 11 Agustus 2014. “Robin Williams meninggal dunia pagi ini. Dia sudah berjuang melawan depresi berat,” kata juru bicaranya. “Ini tragis dan tiba-tiba.”

    Dalam penyelidikan polisi, Williams, 63 tahun, diduga mengalami gagal jantung setelah mencoba bunuh diri, yang menyebabkan sesak napas dan kondisi tubuhnya kekurangan oksigen (asphyxiation). Robin Williams pergi meninggalkan tiga anak.

    Istri Williams, Susan Schneider, menyatakan kesedihannya. "Pagi ini, saya kehilangan suami dan teman baik saya, sementara dunia kehilangan artis dan manusia yang benar-benar baik dan paling dicintai," ujarnya.

    “Saya benar-benar patah hati. Atas nama keluarga Robin, kami meminta privasi pada masa-masa sulit ini. Dia selalu mengingatkan kami tidak akan memfokuskan kematiannya, tapi mengingat momen kegembiraan dan tawa yang sudah dia berikan jutaan kali kepada kita semua,” dia menambahkan.

    Williams meraih Academy Award atau Piala Oscar untuk aktor pendukung terbaik dalam filmnya yang berjudul Good Will Hunting pada 1997. Ia juga tiga kali masuk nominasi Oscar untuk penghargaan aktor terbaik. Williams memulai aktingnya dalam film Popeye tahun 1980. Baru-baru ini ia juga berperan dalam serial televisi The Crazy Ones.

    NEW YORK DAILY | DEVY ERNIS



    Terpopuler
    Rini Soemarno Bicara soal Hubungan dengan Megawati
    Lima Pemain MU Ditendang, Kagawa Aman
    5 Hal Kontroversial tentang Syahrini
    Benarkah Megawati Ikut Memilih Tim Transisi?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.