Di Cirebon, Tanda Cinta Akan Kembali Dipentaskan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nano Riantiarno. TEMPO/Dwianto Wibowo

    Nano Riantiarno. TEMPO/Dwianto Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan seniman Teater Koma, Nano Riantiarno dan Ratna Riantiarno, akan kembali mementaskan lakon Tanda Cinta. Kali ini mereka akan menampilkan naskah lawas ini di Cirebon, 4 September mendatang.

    “Kami berdua nanti pentas di sana,” ujar Nano seusai pementasan Nyaris di Galeri Indonesia Kaya, Sabtu, 9 Agustus, 2014. Cirebon adalah kota kelahiran Nano, 6 Juni 1949 lalu.

    Sutradara Teater Koma tersebut menulis naskah ini pada 1992. Lakonnya pertama kali dipentaskan untuk memperingati ulang tahun pernikahan mereka yang ke-27 pada Juli 2005 di Gedung Kesenian Jakarta. Pasangan ini menikah pada 1978. Lakon ini kembali dipentaskan pada 2009 di Teater Salihara dan 2010 di Magelang.

    Lakon ini mengisahkan tentang sepasang suami-istri yang sudah memasuki usia senja. Sang suami terus saja penasaran dengan istrinya yang tak pernah menjawab pertanyaan mendasarnya. Yaitu, adakah cinta di antara mereka. Sang suami pun akhirnya mendapatkan jawaban yang dicarinya.

    Selain menyiapkan Tanda Cinta, Teater Koma juga sedang menyiapkan diri mementaskan lakon terbaru pada November mendatang. Ada dua judul yang sedang disiapkan yakni Republik Cangik dan Kudeta Kangsa. Dua-duanya menggunakan nama tokoh pewayangan. Republik Cangik akan bercerita tentang hiruk-pikuk pemilihan presiden sedangkan Kudeta Kangsa tentang sensor di pewayangan. "Sudah tahap membaca naskah, tinggal pilih saja.

    DIAN YULIASTUTI


    Topik terhangat:

    ISIS | Pemerasan TKI | Sengketa Pilpres | Pembatasan BBM Subsidi

    Berita terpopuler lainnya:
    Prabowo Disebut Terasing dari Pemilihnya
    Rini Soemarno Bicara soal Hubungan dengan Megawati
    Khotbah Jumat Pro-ISIS, Turunkan Khatib dari Mimbar


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.