Bantahan Ibu Marshanda Soal Tudingan Penyekapan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ibu dari artis Marshanda, Rianti Sofyan menggelar konferensi press seputar kisruh yang dialaminya dengan Marshanda di kediamannya, Jakarta, 8 Agustus 2014. Tempo/Aditia Noviansyah

    Ibu dari artis Marshanda, Rianti Sofyan menggelar konferensi press seputar kisruh yang dialaminya dengan Marshanda di kediamannya, Jakarta, 8 Agustus 2014. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Riyanti Sofyan, ibunda Marshanda, akhirnya buka suara terkait dengan pemberitaan media massa yang menyudutkan dirinya dengan tuduhan telah menyekap Marshanda alias Chacha di Rumah Sakit Abdi Waluyo pada Jumat, 8 Agustus 2014. (Baca: 5 Artis yang Pernah Bermasalah dengan Ibunya )

    Ditemani dua anaknya yang juga adik Chacha, Alyssa Ramadhani dan Adrian Hasri, di rumah mereka di Jalan Lembang Nomor 62, Menteng, Jakarta Pusat, Riyanti menyanggah telah menyekap apalagi memasung Chacha. “Saya ingin mengklarifikasi bahwa selama ini saya tidak pernah melakukan tindakan yang selama ini diberitakan oleh media," ujar Riyant, yang mengenakan jilbab krem dan berjaket hitam, saat memulai konferensi persnya. (Baca: Pemberitaan Miring, Ibu Marshanda Angkat Bicara)

    Riyanti menuturkan, sebelum membawa Chacha ke rumah sakit pada 26 Juli 2014, ia sudah berbicara dengan dokter yang merawat putrinya sejak 2009 bernama Richard. Dokter mengatakan jika Chacha sudah tidak menjalankan pengobatan selama empat bulan terakhir. (Baca: Ini Metamorfosa Kepribadian Marshanda  )

    Riyanti yang saat itu ditemani mantan manajer Chacha, Nilia Andrini, menjelaskan bahwa saat itu ia juga menanyakan akibat apa yang akan terjadi jika Chacha menghentikan pengobatan. "Chacha akan merasa benar sendiri, bersifat impulsif, dan dia bisa melakukan apa pun tanpa dia sadari akibatnya," tutur Riyanti meniru perkataan dokter. (Baca: Saat Minta Pengawalan, Marshanda Tak Terlihat Aneh)


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.