Payung Teduh Dukung Film Hijabers in Love

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Band Payung Teduh berfoto bersama sebelum syuting di studio Net TV, Pancoran, Jakarta (31/1). Band ini pernah dinobatkan sebagai Album Terbaik 2012 versi majalah Tempo pada album Dunia Batas. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Band Payung Teduh berfoto bersama sebelum syuting di studio Net TV, Pancoran, Jakarta (31/1). Band ini pernah dinobatkan sebagai Album Terbaik 2012 versi majalah Tempo pada album Dunia Batas. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Musik adalah bagian tak terpisahkan dari film. Sebagai karya kolaboratif, musik memegang peran penting dalam menjadikan sebuah film menjadi karya yang menyentuh hati penonton.

    Ichwan Persada, produser film Hijabers in Love memahami hal ini. Sejak awal, ia mengaku selektif memilih lagu yang akan menghiasi film perdana dari rumah produksi Andalan Sinema itu.

    Bersama Nadya Fatira yang menjadi penata musiknya, ia bergerilya mencari band indie terbaik dari seluruh Indonesia.

    “Untuk film ini, kami memang sengaja ingin mengangkat band indie yang potensial. Langkah ini sesungguhnya tak baru, sudah dilakukan sejumlah film seperti Catatan Akhir Sekolah atau Janji Joni," kata Ichwan pada 6 Agustus 2014.

    Ia yakin, Indonesia punya banyak sekali musisi potensial yang belum dapat ruang untuk memperdengarkan karyanya.

    Dalam film yang dibintangi Andania Suri, Shawn Adrian Khulafa, putra sulung Andy Soraya dan Vebby Palwinta itu, sejumlah band indie turut menyumbangkan lagu yang akan mempermanis adegan.(Baca : Konser Singing Toilet, Aksan Sjuman Lelang Simbal)

    Bukan hanya band indie dari Jakarta dan Bandung, tapi juga band indie dari Makassar. Sementara untuk lagu tema, Hijabers in Love memilih band indie populer, Payung Teduh. Lagu mereka yang berjudul “Berdua Saja” direkam ulang khusus untuk kepentingan film.  

    Is selaku vokalis dari Payung Teduh punya alasan menarik tentang keterlibatan mereka di Hijabers in Love. Menurut Is, mereka tertarik terlibat karena ada 3 pesan tersirat dalam cerita ini. Ada keberanian untuk mengutarakan perasaan, juga pesan untuk selalu bisa menahan diri dan fokus akan tanggung jawab dan peran, juga pesan untuk bersabar.

    "Sedikit banyak kami juga tertarik karena film ini memberikan gambaran tentang batasan-batasan bagi remaja dalam menjalani problematika cinta di kehidupannya sehari-hari dan ini bagus untuk dimiliki anak muda, “ jelas pria berambut gondrong ini.

    Single “Berdua Saja” versi eksklusif untuk Hijabers in Love ini bisa didengarkan di radio di seluruh Indonesia dalam waktu dekat. Dan tentunya bisa didengarkan pula di film yang akan dirilis pada 4 September itu.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    O.C. Kaligis: Marshanda Tidak Kelainan Jiwa
    5 Artis yang Pernah Bermasalah dengan Ibunya 
    Abdee Slank Tanyakan Sponsor Matt Hart ke Jakarta 
    Pemain Film My Idiot Brother Diajak ke Sekolah LB


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.