Eddi Brokoli Dukung Kurangi BBM Bersubsidi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto kolase dari artis Eddi Brokoli yang mencukur rambut kribonya saat acara

    Foto kolase dari artis Eddi Brokoli yang mencukur rambut kribonya saat acara "Shave For Hope" di Gandaria City, Jakarta Selatan (15/9). Rambut Eddi dilelang dan laku senilai Rp. 160 juta dalam acara penggalangan empati dan dana terhadap anak-anak pengidap kanker di Indonesia itu. ANTARA/Fanny Octavianus

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Eddi Brokoli mengaku dirinya mendukung kebijakan pemerintah dalam mengurangi pemberian subsidi untuk bahan bakar minyak (BBM). "Banyak yang pro-kontra, tapi aku dari dulu mendukung pengurangan, bahkan pencabutan BBM bersubsidi," kata Eddi saat dihubungi pada 6 Agustus 2014.

    Menurut pria berambut kribo itu, akan lebih menguntungkan rakyat banyak apabila subsidi pada BBM semakin dikurangi. Pada awalnya mungkin beberapa barang akan mengalami kenaikan harga. Namun, ia meyakini, setelah beberapa lama, masyarakat akan merasakan dampaknya dengan berbagai pembangunan infrastruktur yang jauh lebih baik dari penggunaan dana subsidi yang semula untuk BBM itu. (Baca: Pemerintah Didesak Keluarkan Kebijakan Biodiesel)

    "Kalau triliunan rupiah subsidi itu digunakan untuk pembangunan rel, pasti sudah banyak rel yang bisa digunakan. KAI akan lebih senang," katanya. Edddi melanjutkan, infrastruktur desa pun akan semakin baik bila uang subsidi BBM itu diprioritaskan untuk mengaspal jalan atau membangun sekolah. "Apabila subsidi terus diberikan untuk BBM, maka hanya akan menyenangkan orang orang kaya yang memiliki mobil atau perusahaan yang menggunakan minyak sebagai sumber energi mereka," katanya.

    Apabila pengurangan atau pencabutan subsidi BBM dilakukan, ia mengingatkan pentingnya pengawasan agar dana yang dihemat tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik. "Rakyat harus mengawasi agar dana subsidi itu teralokasi dengan baik, bukan malah dikorupsi," kata Eddi.

    Pria 36 tahun yakin bahwa pemerintahan baru yang dipimpin Joko Widodo-Jusuf Kalla akan memberikan perubahan, khususnya di bidang pengelolaan sumber daya alam. "Insya Allah. Semoga beliau berkomitmen dengan apa yang ia telah sampaikan," katanya.

    Sebelumnya, sesuai dengan surat edaran BPH Migas Nomor 937/07/Ka BPH/2014 tanggal 24 Juli 2014, PT Pertamina (Persero) sebagai salah satu badan usaha penyalur BBM bersubsidi mulai mengimplementasikan pembatasan BBM bersubsidi khususnya solar mulai 1 Agustus 2014.

    MITRA TARIGAN

    Berita Terpopuler
    O.C. Kaligis: Marshanda Tidak Kelainan Jiwa
    5 Artis yang Pernah Bermasalah dengan Ibunya
    Pemain Film My Idiot Brother Diajak ke Sekolah LB
    5 Artis yang Pernah Bermasalah dengan Ibunya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.