Oppie: Kemenangan Jokowi Murni Gerakan Rakyat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vokalis grup rock Slank, Kaka berduet dengan Oppie Andaresta saat kampanye calon presiden Joko Widodo di Stadion Sepuluh Nopember, Surabaya, Sabtu 28 Juni 2014. TEMPO/Fully Syafi

    Vokalis grup rock Slank, Kaka berduet dengan Oppie Andaresta saat kampanye calon presiden Joko Widodo di Stadion Sepuluh Nopember, Surabaya, Sabtu 28 Juni 2014. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Oppie Andaresta meyakinkan pada publik gerakan pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, murni gerakan rakyat. Ia mengaku tidak dibayar sedikit pun untuk tampil dan bergerak memenangkan Jokowi-JK.

    "Tidak ada uang yang dikeluarkan untuk kami," ujar Oppie di Tugu Proklamasi, Rabu, 9 Juli 2014.

    Ratusan relawan pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla memadati Tugu Proklamasi. Perlahan-lahan relawan terus berdatangan hingga pukul 17.03 WIB. Relawan ini terdiri dari berbagai aliansi atau kelompok relawan. (Baca: Relawan dan Artis Jokowi Padati Tugu Proklamasi)

    Nama-nama tenar seperti Olga Lydia, Oppie Andaresta, Edo Kondologit, Miing Bagito, Abdee Slank, dan Teten Masduki memenuhi panggung yang berada di tengah Tugu Proklamasi. Terdengar sentilan dari beberapa artis yang berkata, "Lihat Ahmad Dhani tidak?" Sontak dibalas artis yang juga seorang legislator, Rieke Diah Pitaloka, "Jangan mencari Ahmad Dhani, Ahmad Dhani nggak di sini."

    Berbagai lantunan lagu menghibur relawan. Lagu Salam Dua Jari menjadi lagu pembuka yang diikuti lagu Slank, Terlalu Manis. Tidak berhenti di situ, lagu daerah juga mengalun. Lagu Rasa Sayange mengalun menghipnotis relawan yang ikut bernyanyi bersama.

    DINI PRAMITA

    Berita Terpopuler:
    Ahmad Dhani Tidak Mau Jokowi Jadi Presiden
    Aliando Syarief, 'Vampir' Idola Baru Remaja
    Ashanty: Pilpres Bikin Gap di Antara Artis
    Mualaf, Sandy Tumiwa Lancar Berpuasa


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.