Sarah Sechan Berharap Dhani Bijaksana dalam Berbusana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampilan Ahmad Dhani dalam video klip (kiri) dan heinrich-himmler (kanan). spiedel.de, malditoinsolente.com

    Penampilan Ahmad Dhani dalam video klip (kiri) dan heinrich-himmler (kanan). spiedel.de, malditoinsolente.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Gaya berpakaian Ahmad Dhani Prasetyo dalam video klip dukungannya kepada calon presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, menuai banyak kritik. Dalam video berjudul Prabowo-We Will Rock You, Dhani memang tampak mengenakan kostum yang serupa pakaian komandan Schutzstaffel Jerman, Heinrich Luitpold Himmler, tokoh yang paling berpengaruh di Nazi Jerman.

    Dalam akun Instagram pribadinya, host Sarah Sechan pun mengkritik keras dan mempertanyakan maksud dan tujuan dipakainya kostum tersebut oleh Dhani dalam kampanye dukungan bagi Prabowo-Hatta.

    "Kenapa seragam ini digunakan untuk video klip mendukung capres no 1? Apa berarti harapan dia adalah capres yang didukung nanti jadi orang yang paling ditakuti? Saya berharap orang yang terpilih adalah bisa dihormati, bukan ditakuti," demikian tulisan Sarah di akun Instagramnya, Rabu, 25 Juni 2014. (Baca: Soal Baju Nazi, Dhani: Pers Luar Ada yang Dibayar)

    Dalam tulisannya, Sarah juga dengan tegas mengkritik Dhani agar memikirkan dulu dampak pemakaian kostum tersebut. "Ini negara demokrasi, yang katanya menghormati pluralisme. Dukung capres kok malah pakai seragam Nazi? Sejarah hitam dunia kok dibanggakan?"

    Sarah pun berharap agar nantinya Dhani dapat bijaksana dalam berpakaian dan bijaksana dalam menentukan calon presiden Indonesia selanjutnya.

    ANINDYA LEGIA PUTRI

    Berita Terpopuler
    Trans TV Patuhi Sanksi Penghentian Tayangan YKS 
    Jiplak Lagu Queen, Tim: Tanggung Jawab Dhani 
    Ini Kata Cak Lontong Soal Kostum Nazi Ahmad Dhani 
    Menu Khusus Farah Quin untuk Lebaran: Nasi Minyak


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.