Pameran Kriya Seni Indonesia Wood & Good

Reporter

Karya Anusapati berupa patung dan instalasi dari kayu yang dipamerkan secara tunggal dalam tajuk "mateREALITY" di Sangkring Art Space, Nitiprayan, Bantul, Rabu (21/11). TEMPO/Pito Agustin R

TEMPO.COJakarta - Sekitar 120 karya 47 seniman dari Jakarta, Bandung, Jogya, Solo, Madura dan Bali tampil dalam pameran Kriya Seni Indonesia Wood & Good di Ciputra Artpreneur Center pada 19-29 Juni 2014 di Jakarta. Asmujo Jono Irianto, Rizky A. Zaelani dan I Wayan Seriyoga Parta menjadi kurator bidang kriya dan seni kontemporer dalam pameran tersebut.

Menurut kurator Rizky A. Zaelani, Indonesia dianggap sebagai paru-paru dunia, tapi banyak kayu yang digunakan tidak semestinya. (Baca : Pematung Anusapati Mengembalikan Kenangan Kayu

"Transformasi media kayu menjadi sesuatu yang lebih bernilai. Selain menjadi medium, juga mengandung nilai. Materi alam ini dinilai sebagai medium tertinggi," katanya. Pameran ini juga memamerkan kayu dari Bali yang dikumpulkan secara turun-temurun. "Bali menjadi contoh bagi daerah lain," katanya. 

Beberapa di antara 47 seniman itu menampilkan karya lawas. Anusapati, misalnya, menghadirkan karya tahun 1995 berjudul “Object#9” yang terbuat dari kayu sonokeling berukuran 90 x 20 x 24 cm. Anusapati dikenal mengambil jalur minat patung. Lulusan ASRI Yogyakarta ini melanjutkan pendidikan master di Pratt Institute, Brooklyn, New York.

Hadi Siswanto, seniman kelahiran Kudus 1955, menampilkan karya "Chicken Storage", berupa kayu lapis, lidi dan stainless steel ukuran 200 x 70 x 140 cm. Lulusan Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB ini pernah menjadi juara pertama Indonesian Innovative Design Competition.

Perupa lain dalam pameran ini adalah Abdi Setiawan, lulusan Institut Seni Indonesia, Jogyakarta, yang dikenal dengan karya patung membentuk figur ekspresif. Dia menampilkan karya tahun 2012 dengan nama “Security #2”, terbuat dari kayu jati, cat akrilik dan pakaian lifesize dari sosok petugas keamanan (satpam). Karya Abdi pernah dipamerkan secara tunggal di Metis Gallery, Amsterdam, Belanda, dan Andre Simoens Gallery, Knokke-Zoute, Belgia, pada 2010. (Baca:Merefleksi Dinamika Seni Patung Kontemporer)

Pameran ketiga ini mengetengahkan karya kriya seni kayu sebagai wujud dan ekspresi keindahan alami dan sumber inspirasi seniman. Sebelumnya sudah diadakan pameran kriya seni serat (Indonesia Contemporary Fiber Art, 2012) dan pameran seni kriya logam (The Horizin of Strenght, 2013)

Prof. Dr. HM Ahman Sya selaku Dirjen Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya mengatakan seni kayu masih berhadapan dengan skill, kualitas, modal, akses pasar dan aspek kelembagaan. "Nantinya, akan dibuatkan juga mapping pameran," katanya. 

EVIETA FADJAR

Berita Terpopuler:
Tika Bisono: Olga Sudah di Jakarta. Itu Bohong!
'Bulan di Atas Kuburan' Asrul Sani Dibikin Ulang
Agar Tak Punah, Tari Topeng Pamindo Diwariskan
Rumah Pipik Terbakar, Ustad Aswan Segera Meluncur






Bertajuk Bangkit, Bandung Art Month V Himpun Puluhan Program Acara

30 hari lalu

Bertajuk Bangkit, Bandung Art Month V Himpun Puluhan Program Acara

Program acara Bandung Art Month V umumnya berupa pameran seni rupa gelaran seniman hingga mahasiswa secara tunggal maupun berkelompok.


Mahesa Penyandang Autis Anak Gelar Pameran Grafis di Galeri Orbital Bandung

17 April 2022

Mahesa Penyandang Autis Anak Gelar Pameran Grafis di Galeri Orbital Bandung

Seorang anak dengan autisme berusia 13 tahun, Mahesa Damar Sakti, menggelar pameran grafis di Galeri Orbital, Bandung.


Menteri Yaqut Ingatkan Pentingnya Keberagaman dan Toleransi di Pameran Seni Tempo

2 Desember 2021

Menteri Yaqut Ingatkan Pentingnya Keberagaman dan Toleransi di Pameran Seni Tempo

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, seni rupa bisa menjadi wahana untuk mengekspresikan cinta dan toleransi.


Tempo Menggelar Pameran Seni Rupa: Kasih, Toleransi untuk Bangsa

2 Desember 2021

Tempo Menggelar Pameran Seni Rupa: Kasih, Toleransi untuk Bangsa

Tempo bersama pegiat seni yang tergabung dalam komunitas Think menggelar pameran seni "Kasih, Toleransi untuk Bangsa" mulai 1-21 Desember 2021.


Aksesibilitas di Ruang Pameran Seni yang Dibutuhkan Penyandang Disabilitas

29 Oktober 2021

Aksesibilitas di Ruang Pameran Seni yang Dibutuhkan Penyandang Disabilitas

Simak apa saja akses yang dibutuhkan oleh penyandang disabilitas saat datang ke pameran seni.


Pameran Tunggal Seni Rupa Goenawan Mohamad di Museum OHD Magelang

22 Oktober 2021

Pameran Tunggal Seni Rupa Goenawan Mohamad di Museum OHD Magelang

Pameran tunggal seni rupa karya Goenawan Mohamad di Museum OHD Magelang berlangsung pada 24 Oktober 2021 - 28 Februari 2022.


Goenawan Mohamad Gelar Pameran Di Muka Jendela: Enigma

30 Juli 2021

Goenawan Mohamad Gelar Pameran Di Muka Jendela: Enigma

Sastrawan Goenawan Mohamad menggelar pameran seni rupa Di Muka Jendela: Enigma. Juga ada peluncuran buku Rupa Kata Objek dan yang Grotesk.


Sejumlah Seniman Ramaikan H(ART)BOUR Festival 2020

11 Februari 2020

Sejumlah Seniman Ramaikan H(ART)BOUR Festival 2020

H(ART)BOUR Festival dimulai dengan pameran seni di Terminal Eksekutif Sosoro Merak dan Anjungan Agung Bakauheni sampai 21 Februari 2020.


Pameran Fillipio Sciascia: Hijau Daun dan Peradaban Manusia

13 Januari 2020

Pameran Fillipio Sciascia: Hijau Daun dan Peradaban Manusia

Fillipio Sciascia terinspirasi alam dan kehidupan manusia, menggabungkan seni dan sains.


Sokong Pertumbuhan Industri Kreatif, Ini Strategi Kemenparekraf

20 November 2019

Sokong Pertumbuhan Industri Kreatif, Ini Strategi Kemenparekraf

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengungkapkan tiga strategi untuk mendukung pertumbuhan industri kreatif.