Dukung Jokowi, Ello: Mau Ubah Bangsa, Ubah Diri Lu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Marcello Tahitoe lebih dikenal dengan Ello tampil dalam Deklarasi Revolusi Harmoni Untuk Revolusi Mental, di Parkir Timur Senayan, Jakarta, 11 Juni 2014. TEMPO/Nurdiansah

    Penyanyi Marcello Tahitoe lebih dikenal dengan Ello tampil dalam Deklarasi Revolusi Harmoni Untuk Revolusi Mental, di Parkir Timur Senayan, Jakarta, 11 Juni 2014. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Ello mantap memilih pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla pada pemilihan presiden 9 Juli mendatang. Bagi dia, sosok Jokowi dapat membawa banyak perubahan bagi seniman-seniman yang ada di Indonesia.

    "Saya sangat berharap masalah hak cipta dapat diperjuangkan. Hentikan pembajakan. Yang terpenting, kita sama-sama berjuang untuk para seniman," ujar Ello, yang optimistis capresnya bisa menduduki kursi presiden, saat ditemui dalam acara Revolusi Mental di Senayan, Rabu, 11 Juni 2014.(Baca: Ello: Live Must Go On Man)

    Menurut Ello, salah satu yang juga terpenting untuk memperbaiki bangsa ini yaitu dengan membangun mental, karena revolusi mental sangat dibutuhkan untuk bangsa Indonesia. "Lu mau berubah bangsa lu, lu berubah dari diri lu sendiri, dari otak dan hati lu sendiri," tuturnya.

    Sebagai salah satu tim sukses Jokowi, Ello juga berharap agar pendidikan dan kesehatan jadi salah satu prioritas utama jika Jokowi terpilih. "Bagi saya, dua-duanya penting, ya. Lu enggak akan bisa belajar kalau lu enggak sehat. Tapi, lu enggak tahu cara hidup sehat kalau enggak belajar juga."

    ANINDYA LEGIA PUTRI

    Berita Terpopuler
    Krisdayanti: Jokowi Harus Perhatikan Perempuan
    Penyebab Miley Cyrus Robek Gambar Selena Gomez 
    Marshanda Boleh Gugat Cerai Asal Serahkan Hak Asuh 
    Terpukau, Krisdayanti Dukung Jokowi  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.