Rihanna Ingin Chris Brown Berubah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rihanna menghadiri acara Council of Fashion Designers of America Awards (CFDA) di Lincoln Center, New York, (3/6). REUTERS/Carlo Allegri

    Rihanna menghadiri acara Council of Fashion Designers of America Awards (CFDA) di Lincoln Center, New York, (3/6). REUTERS/Carlo Allegri

    TEMPO.CO, Los Angeles - Meski menjaga jarak dengan Chris Brown, Rihanna tetap perhatian kepada mantan kekasihnya tersebut. Riri--begitu ia akrab disapa--menginginkan Chris berubah.

    Pelantun Umbrella tersebut juga senang ketika mendengar kabar Chris telah bebas setelah menjalani 108 hari di tahanan karena melanggar masa percobaannya. Namun Riri tetap menjaga jarak dengan Chris.

    "Setelah berada di luar tahanan, Riri menginginkan Chris berubah dan lebih maju. Riri berharap Chris memiliki kehidupan yang lebih baik," kata sumber seperti dilansir Femalefirst, Ahad, 8 Juni 2014. (Baca: Pamer Foto Seronok, Akun Instagram Rihanna Ditutup)

    Rihanna menjalin hubungan dengan Chris pada tahun 2008. Pada 2009, Chris harus berurusan dengan kepolisian karena menyerang Rihanna. Namun begitulah kisah cinta Rihanna dan Chris, sering mengalami pasang-surut. Tiga tahun kemudian, mereka balikan. Namun, tidak lama, mereka putus lagi.

    Kebanyakan teman Riri beranggapan bahwa hubungannya dengan Chris banyak mengalami masalah. Meski dikabarkan masih memiliki perasaan satu sama lain, keduanya tidak disarankan untuk menjalin hubungan kembali. "Mereka tidak mungkin bersama lagi. Keduanya berteman dan tidak saling membenci," kata sumber.

    RINA ATMASARI | FEMALEFIRST

    Berita Terpopuler
    Kesehatan Membaik, Olga Pulang Hari Ini?
    2NE1 Penasaran Bikin Album Berbahasa Inggris
    CL 2NE1 Demen Dengar Lagu Sendiri
    Pisah, Halle Berry Beri Tunjangan Anak US$ 16 Ribu


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.