Tiga Perupa Diganjar Young Artist Award Art Jog 2014

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ArtJog 2014 bertema

    ArtJog 2014 bertema "Legacies of Power" berlangsung di Taman Budaya Yogyakarta, 7-22 Juni 2014. TEMPO/Anang Zakaria

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Tiga perupa muda, yakni Agung Prabowo, Eldwin Pradipta, dan Olga Rindang Amesti, terpilih sebagai penerima Young Artist Award Art Jog 2014. Nama mereka diumumkan dalam acara pembukaan bursa seni rupa kontemporer tahunan itu di Taman Budaya Yogyakarta, Sabtu malam, 7 Juni 2014. Pameran ini berlangsung hingga 22 Juni 2014.

    Penghargaan itu untuk seniman muda terbaik peserta Art Jog. Harapannya, dengan adanya penghargaan itu, potensi dan wawasan seniman muda bisa makin tergali serta memperluas jaringan mereka. Ketiganya diganjar hadiah sejumlah uang, juga akan diberikan kesempatan mengikuti artist residence di Berlin, Jerman.

    Art Jog 2014 memilih tema Legacies of Power. Dalam bursa seni yang ketujuh kalinya digelar itu, Agung terdaftar memajang lima karya yang berjudul Nircenggami (tidak takut dan kuatir), Nircintraka (tidak ada celaka), Nirhengkara (tanpa niat jahat), Ragini Rasa, dan Ragini Tala. Kelimanya berukuran 91x81 sentimeter. Adapun karya Eldwin adalah Liquefaction of Mooi #2, yakni sebuah single chanel video berdurasi 2 menit 30 detik.

    Saat ketiga nama disebut, Agung Prabowo dan Eldwin Pradipta tak muncul. Hanya Olga yang ada. Perupa itu memajang karyanya yang berjudul Mind and Boxes--terbuat dari media campuran. Karyanya itu berupa ruangan mirip kamar tidur, dinding dibiarkan tanpa polesan semen, dan sejumlah kotak berisi boneka tergantung di tembok.

    Olga mengatakan Mind and Boxes berbicara tentang kondisi politik Indonesia. Hingga kini, ujar dia, banyak sisi kelam yang belum terungkap dalam sejarah politik di negeri ini. “Ada yang ingin tapi tak berani,” katanya dalam sambutan di depan pengunjung ArtJog 2014.

    ANANG ZAKARIA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.