Janji 2NE1 untuk Blackjack Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Ki-ka) Personil 2NE1 grup hip hop wanita asal Korea, Lee Chaerin (CL), Sandara Park (Dara), Gong Minji (Minzy) dan Park Bom Lee (Bom). TEMPO/Nurdiansah

    (Ki-ka) Personil 2NE1 grup hip hop wanita asal Korea, Lee Chaerin (CL), Sandara Park (Dara), Gong Minji (Minzy) dan Park Bom Lee (Bom). TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah dua tahun tertunda, konser girlband asal Korea Selatan, 2NE1, akhirnya digelar di Jakarta. Lee Chae-rin (CL), Sandara Park (Dara), Gong Minji (Minzy), dan Park Bom menggelar konser di Mata Elang Internasional Stadium, Ancol, Jakarta, pada Ahad , 8 Juni 2014, sekitar pukul 18.00 WIB.

    "Dulu kami pernah mau ke sini, tapi tertunda. Jadi, kami bahagia ada di sini. Banyak fan yang ingin bertemu dan mereka menunggu," ujar CL dalam konferensi pers sebelum konser.

    Karena para Blackjack, sebutan bagi penggemar 2NE1, sudah setia, malam ini 2NE1 berjanji akan memuaskan penantian itu. "Kami berikan semuanya. Ini pertama kali kami ingin terhubung dengan fan," ujar CL.

    CL mengaku tidak tahu bagaimana tipikal Blackjack Indonesia. "Karena ini baru pertama kali, benar-benar tidak tahu," kata gadis 23 tahun yang acap mengecat pirang rambutnya itu.

    Blackjack Indonesia sudah menjemput 2NE1 di Bandar Udara Soekarno-Hatta kemarin malam. Biasanya, para fan band Korea ini menyiapkan sebuah proyek persembahan bagi idolanya selama konser. Ketika mendengar rencana ini, Bom dengan antusias berujar, "Benarkah? Kami ingin tahu."

    CL pun mengatakan 2NE1 belum mengetahui rencana itu, baik dari media sosial maupun laman resmi fan. "Itu pasti jadi kejutan," tuturnya. Para Blackjack kabarnya sudah mempersiapkan proyek patungan senilai Rp 12 juta untuk lampu cahaya (lighstick), banner, dan pernik-pernik lainnya.

    Dianing Sari


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?