Taring Padi Tancapkan 150 Tangan Harapan Lapindo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga dengan wajah di penuhi lumpur berdiri di sisi tanggul seusai memasang puluhan patung manusia lumpur di atas lumpur Lapindo, Porong, Sidoarjo, (26/5). TEMPO/Fully Syafi

    Seorang warga dengan wajah di penuhi lumpur berdiri di sisi tanggul seusai memasang puluhan patung manusia lumpur di atas lumpur Lapindo, Porong, Sidoarjo, (26/5). TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Sidoarjo - Memperingati delapan tahun tragedi semburan lumpur Lapindo, para seniman tidak puas hanya dengan mengusung 110 patung di lumpur Lapindo, mereka juga menancapkan tangan-tangan harapan di lumpur titik 21 Desa Siring Porong.

    Para seniman dari komunitas Taring Padi dari Yogyakarta melakukan aksi teatrikal disertai tabuan genderang. Atraksi berupa tarian yang dibawakan lima seniman itu bertema “Tangan-Tangan Harapan”. “Sebanyak 150 tangan harapan telah kami tancapkan,” kata Muhammad Yusuf, kordinator aksi, Rabu, 28 Mei 2014. (Baca: 110 Patung Lumpur Lapindo Muncul di Tanggul Siring)

    Seniman yang sering dipanggil Ucup Baik itu menjelaskan tangan harapan yang ditancapkan ke lumpur Lapindo diberi kain putih bertuliskan berbagai macam harapan, kecaman, dan kutukan kepada perusahaan Minarak Lapindo Jaya maupun pemerintah dalam menangani ganti rugi kepada korban lumpur Lapindo. “Harapan itu berasal dari korban lumpur, namun kami yang menuliskan dalam kain itu,” kata dia. (Baca: Buku Antologi Puisi 8 Tahun Lapindo Diluncurkan)

    Di antara tulisan kain itu berbunyi “Pemerintah harus segera melunasi ganti rugi”, “Semoga presiden selanjutnya lebih peduli korban Lapindo”, “Pemerintah desak Lapindo untuk bayar ganti rugi” dan berbagai tulisan lainnya yang diletakan di pergelangan tangan.

    Supaya tidak terkesan main-main, kata dia, seusai menancapkan tangan harapan itu mereka menaburkan bunga di sekeliling 150 tangan harapan, sehingga lumpur yang berwarna cokelat itu dipenuhi bunga-bunga harum. “Ini simbol bahwa atraksi kami sangat sakral,” kata dia.

    Ucup berharap seluruh antraksi yang dilakukan pada peringatan delapan tahun luapan lumpur Lapindo itu dapat direspons oleh pemerintah dan perusahaan agar segera melunasi ganti rugi yang masih menunggak sampai delapan tahun ini. “Semoga ada etikad baik dari mereka untuk menuntaskannya,” kata dia.

    Pantauan Tempo, tangan-tangan harapan itu ditancapkan di sebelah selatan patung manusia lumpur tepat di belakang monument lumpur Lapindo. Tangan harapan itu terbuat dari kardus yang diikat dengan bambu di belakangnya. Bambu itu dibuat lebih panjang untuk menancapkan ke lumpur Lapindo yang masih tergenang air, sehingga para seniman yang menancapkan tangan itu kakinya berlumuran lumpur cokelat.

    MOHAMMAD SYARRAFAH

    Berita Terpopuler
    Chairul Tanjung Emoh Ajak Pejabat Naik Pesawatnya
    Punya Rp 46 T, Chairul Tanjung Belum Lapor ke KPK
    Agung Laksono Gantikan Suryadharma Ali
    Kerapatan Layar LG G3 Mencapai 538 Piksel
    Deddy Mizwar Pilih Prabowo-Hatta


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.