Kata Olivia Zalianty Soal Presiden Idamannya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris Olivia Zalianty saat berikan penjelasan  dalam jumpa pers di hadapan wartawan di Senayan, Jakarta (23/03). TEMPO/Dasril Roszandi

    Aktris Olivia Zalianty saat berikan penjelasan dalam jumpa pers di hadapan wartawan di Senayan, Jakarta (23/03). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Olivia Zalianty tak bersedia menyebutkan presiden pilihannya meski sebelumnya, dalam sebuah obrolan, dia pernah menyatakan Prabowo Subianto layak menjadi pemimpin. "Soal pilihan itu rahasia pribadi. Saya pasti memilih, tapi tak mau menyebutkan siapa pilihan saya," ujar selebritas yang saat ini tengah berada di London itu kepada Tempo, Rabu, 28 Mei 2014.

    Gadis yang suka menyelam di berbagai perairan Indonesia ini menambahkan, "Saya berharap presiden pilihan saya sanggup membawa Indonesia ke arah lebih baik."

    Bagi Olivia, siapa pun presiden dan wakil presiden yang akan terpilih kelak, mereka harus sepenuhnya mengabdi kepada rakyat, bangsa, dan negara. "Saya berharap presiden terpilih mau mengubah nasib bangsa ini dengan memulainya dari yang bersifat fundamental, yaitu kebudayaan."

    Menurut perempuan yang juga jago wushu ini, Indonesia telah ketinggalan jauh oleh bangsa lain, baik dari sisi politik, ekonomi, pertahanan, agama, olahraga, maupun teknologi. "Kita hanya bisa duduk setara dengan mereka di bidang kebudayaan."

    Karena itu, Olivia menjelaskan, presiden yang akan datang harus mau membangun masa depan bangsa ini dengan basis kebudayaan. "Saya juga berharap hendaknya pemimpin kita berpengalaman di pemerintahan."

    CHOIRUL   


    Berita Terpopuler
    Buka Kantor di Jakarta, Apple Tawarkan Lowongan
    Ponsel Pintar LG G3 Berteknologi Sinar Laser
    Apple Akhirnya Buka Kantor Cabang di Indonesia



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.