Sabet World Music Award, Anggun: Terima Kasih  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Anggun berpose dengan trofi penghargaan Best Selling Indonesian artist di ajang World Music Awards 2014 di Monaco (27/5). AP/Bruno Bebert

    Penyanyi Anggun berpose dengan trofi penghargaan Best Selling Indonesian artist di ajang World Music Awards 2014 di Monaco (27/5). AP/Bruno Bebert

    TEMPO.COJakarta - Penyanyi Anggun Cipta Sasmi menyabet penghargaan bergengsi World Music Award di Monte Carlo, Selasa, 27 Mei 2014. Dia pun mengucap syukur melalui akun Twitternya @Anggun_Cipta.

    "Best Selling Indonesian Artist @WORLDMUSICAWARD #Grateful #ThankYou #TerimaKasih," kata Anggun dalam cuitnya pukul 08.34, Rabu, 28 Mei 2014. Dalam cuitan itu, juga terunggah fotonya yang memegang piala di tangan kanannya dengan senyum sumringah.

    Perempuan berusia 40 tahun itu terlihat sangat anggun mengenakan bustier hitam dipadu dress panjang bernuansa hitam dan putih. Seperti yang dicuitkan, gaun itu rancangan desainer muda Indonesia, Tex Saverio, yang karyanya pernah dipakai penyanyi Lady Gaga.

    Anggun merupakan satu-satunya penyanyi Indonesia yang tampil di ajang bergengsi dunia itu. Dia satu panggung dengan penyanyi kondang, seperti Mariah Carey, Miley Cyrus, dan Ricky Martin. (Baca: Anggun Raih Penghargaan di World Music Awards)

    Tahun lalu, Anggun masuk sebagai nomine ajang musik dunia itu bersama Agnes Monica, atau yang sekarang lebih dikenal dengan Agnezmo. Namun tahun ini, Agnezmo yang baru merilis single internasional Coke Bottle serta menggandeng rapper Timbaland-T.I itu tak masuk nominasi. (Baca: Diragukan Kewarganegaraannya, Anggun: Saya Jawa).

    LINDA TRIANITA

    Terpopuler
    Di KPK, Airin Matikan Rokok Wartawan
    Purdi Chandra Ditahan, Primagama Tak Goyang
    Anak-anaknya Disorot Kamera, Istri Anas Protes


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.