Piyu Ragukan Jokowi-JK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gitaris Padi Piyu menggelar konferensi pers di Cafe De Hub, Jakarta, (28/10/2013). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Gitaris Padi Piyu menggelar konferensi pers di Cafe De Hub, Jakarta, (28/10/2013). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO , Jakarta:Terpilihnya Jusuf Kalla sebagai calon presiden mendampingi Jokowi, ternyata membuat mantan gitaris Padi, Piyu merasa ragu pada pasangan Jokowi-JK. "Saya skeptis aja, apa tidak ada pilihan lain? Indonesia memiliki banyak putra terbaik," kata Piyu kepada Tempo, Kamis,  22 Mei 2014.

    Meski begitu, Piyu mengaku dirinya punya harapan pada Jokowi. "Saya menyukai Jokowi, tapi setelah penetapan cawapresnya, entah kenapa saya jadi skeptis." (Baca:Delapan Jenderal Kawal Jokowi-JK ke Istana )
    Kalau pun pihak Jokowi menilai JK telah memiliki pengalaman, bagi Piyu hal itu seharusnya bukan menjadi sebuah pertimbangan. "Apakah syarat menjadi pemimpin harus punya pengalaman? enggak kan."

    Lantas apakah dalam pemilihan presiden, Piyu memilih golput? "Saya belum tahu, yang jelas sampai saat ini saya belum bisa memilih salah satu di antara pasangan Jokowi-JK atau Parabowo-Hatta," Piyu menegaskan. (Baca:Sejumlah Jenderal Dukung Pasangan Jokowi-JK)

    Pemilik nama lengkap Satrio Piyu Wahono ini mengaku sulit memilih karena pilihan yang ada terbatas. "Hanya ada dua pilihan, dan saya mengharapkan pemimpin yang bisa mewakili generasi muda, dari keduanya sepertinya tidak ada yang masuk kategori tersebut," Piyu menjelaskan.

    Sebelumnya, PDIP memilih JK mendampingi Jokowi dengan melihat beberapa petimbangan, diantaranya JK dinilai bisa mendongkrak perolehan suara Jokowi, kedua Kalla memiliki pengalaman yang mampu melengkapi Jokowi ketika menjalankan pemerintahan. (Baca: Kontras Persoalkan Jenderal di Timses Jokowi-JK)

    RINA ATMASARI


    Terpopuler:
    Ahok Tidak Jadi Tim Sukses Prabowo 

    Jadi Tersangka, Suryadharma Ali Siapkan Amunisi 

    Mantan Komandan Brimob Sangkal Om Si ABG Sombong  




     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.