Pakai Sarung, Penyanyi Hip-hop Ditertawakan Para Santri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Sarung. Wikipedia.org

    Ilustrasi Sarung. Wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta -- Kelompok hip-hop dari Amerika Serikat, Very Necessary, menghibur para santri Miftahul Ulum, Cilandak, Jakarta Selatan. Ada yang menarik ketika mereka tampil di panggung sederhana di pondok pesantren tersebut. Para penyanyi ini tampil memakai sarung seperti yang dikenakan para santri. 

    Kejadian unik ini dimulai ketika di tengah-tengah jeda menyanyi, mereka diminta menggunakan sarung. Sejenak tiga anggota penyanyi Anas Canon, Baraka Blue dan Sunni Ali terlihat kebingungan. Kain sarung dibentangkan dan dibolak-balik. Saat mereka kebingungan itu, para santri yang rata-rata masih anak-anak hingga remaja ini tertawa. 

    Tawa itu segera reda ketika ketiga penyanyi ini memakai sarung dengan rapi setelah dituntun memakainya. Mereka lalu melanjutkan menyanyi hingga pentas mini ini berakhir. Mereka juga mengajak tiga santri dengan rebana mengiringi mereka menyanyi. Belasan santri juga bergerombol di depan panggung sederhana ikut bergoyang mengikuti alunan musik. 

    Selain menyanyi, para penyanyi ini dengan santai juga duduk di panggung menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan dari para santri dan pengasuhnya. Mereka menjelaskan tentang kehidupan muslim di negara Abang Sam tersebut. “Di sana juga ada masjid, ada makanan halal dan penduduk yang beragama Islam,” ujar Anas Canon menjawab pertanyaan salah satu santri di Pesantren Miftahul Ulum, Sabtu, 17 Mei 2014. 

    Mereka juga menyatakan senang berkunjung ke Indonesia, bertemu dengan orang penduduk muslim di Indonesia. Anas Canon yang sudah dua kali berkunjung ke Indonesia juga sangat menikmati makanan Indonesia.

    DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.