Demi Akting, Mario Irwinsyah Pernah Putuskan Pacar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Mario Irwinsyah. TEMPO/Nurdiansah

    Aktor Mario Irwinsyah. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Mario Irwinsyah pernah enggan berakting pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an. "Karena pada saat itu film mati, sementara satu-satunya caranya bertahan akting adalah sinetron," ujar pemain film berusia 31 tahun ini yang ditemui di Pizza Express, Senayan City, Kamis, 15 Mei 2014.

    Ia ogah untuk bermain di sinetron kejar tayang yang berseri banyak. "Saya enggak mau. Menurut saya, itu hanyalah pembodohan publik," katanya. Sebab, yang dijual adalah soal perebutan harta, warisan, dan kebiasaan bergunjing.

    Padahal, putra almarhum sutradara Irwinsyah ini sudah memulai akting sejak usia 2 tahun dalam film Sebening Kaca. Kemudian, ketika sekolah dasar, ia terus mengasah kemampuan seni perannya dengan bergabung bersama beberapa sanggar. Sayang, perkembangan seni peran di Indonesia sempat mandek, yang membuat Mario berhenti terlibat.

    Akhirnya, pilihannya jatuh pada musik, dengan menjadi pemain band--sesuai dengan cita-cita sang Ayah. "Ayah enggak mau anaknya jadi sutradara," ujarnya. Ia pun manut dengan pilihan tersebut dan bermain musik sebagai pemain bas dalam sebuah band beraliran folklore.

    Nasib baik belum jatuh ke tangannya, karena dunia musik Indonesia ternyata tak mendukung perkembangan musikus. Pilihan pun beralih lagi ke pekerja kantoran. (Baca: Mario Irwinsyah: Hati Transeksual Lebih Besar)

    Rupanya, jiwa seninya memberontak ketika harus bekerja dengan jam tetap. "Secara materi, saya dapat, tapi hati saya mati," kata pemeran Youyoun dalam film Romantini ini.

    Tak sampai setahun di dunia kantoran, Mario kembali ke dunia peran atas rayuan sang bunda, Ida Leman. Namun pilihan tersebut ternyata bertentangan dengan sang pacar. "Saya sempat punya pacar yang enggak izinin saya syuting. Saya tinggalin dia," kata pria 31 tahun ini.

    Alasannya, selain karena ingin menuruti perintah sang bunda, Mario juga ingin mendapatkan hatinya kembali dengan berakting. Mulailah dia main di beberapa film televisi pada awal 2002, yang kemudian beralih ke film layar lebar hingga saat ini. "Emang tidak pernah hilang rasanya (berakting)," tuturnya.

    DIANING SARI


    Berita Terpopuler
    Jerry Wong Banjir Ucapan Duka dari Selebritas 

    Meriah, Grand Final Indonesian Idol 2014

    Duet Nowela-Judika Menuai Pujian Juri 
    Yang Besar dan Kecil dalam Singapore Art Museum




     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.