100 Seniman Terlibat Pameran Manifesto Ke-4

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak memperhatikan karya Hanafi di Galeri Nasional, 7 April 2010. Tempo/Novi Kartika

    Seorang anak memperhatikan karya Hanafi di Galeri Nasional, 7 April 2010. Tempo/Novi Kartika

    TEMPO.CO, Jakarta - Seratus seniman dari berbagai bidang seni akan terlibat dalam pameran Manifesto Ke-4. Pameran ini akan diselenggarakan di Galeri Nasional Indonesia pada 20 Mei-7 Juni 2014.

    Jumlah seniman yang terlibat kali ini lebih sedikit dibanding seniman yang mengikuti pameran Manifesto Ke-3, dua tahun lalu. Saat itu terdapat 124 seniman yang terseleksi mengikuti pameran bertema "Orde dan Konflik" ini.

    Pameran digelar pertama kali pada 20 Mei 2008 untuk memperingati seabad lahirnya gerakan Kebangkitan Nasional. Adapun hari ini diperingati lahirnya organisasi Boedi Oetomo, yang didirikan Dr Soetomo, Goenawan Mangoenkoesoemo, dan Soeraji.

    Pameran dilaksanakan berkala setiap dua tahun dengan tema berbeda. Empat kurator yang terlibat dalam pameran yakni Jim Supangkat, Asikin Hasan, Rizki Ahmad Zaelani, dan Rikrik Kumara.

    “Manifesto dipilih dan digunakan untuk menggambarkan semangat menyatakan sikap dan tanggapan terhadap nilai-nilai reaksi terhadap situasi masa kini,” ujar Kepala Galeri Nasional Indonesia Tubagus Andre dalam siaran pers yang diterima Tempo, hari ini.

    Pameran ini, kata Tubagus, untuk menunjukkan perkembangan mutakhir seni rupa Indonesia saat ini dan memberikan penghargaan serta mendorong para seniman muda yang aktif berkarya.

    DIAN YULIASTUTI

    Terpopuler:
    Urbanathlon ke-3 Jakarta Tambah Tiga Rintangan
    Jenahara Luncurkan Koleksi Premium
    Motif Tenun Patola dalam Kaftan Itang Yunasz


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.