Di Bui, Depe Menulis Buku Cerita Kehidupan Napi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dewi Perssik alias Depe memasuki mobilnya setelah bebas dari Rumah Tahanan Khusus Wanita Pondok Bambu Jakarta, (14/5). Depe dihukum 3 bulan akibat berkelahi dengan Julia Perez. TEMPO/Nurdiansah

    Dewi Perssik alias Depe memasuki mobilnya setelah bebas dari Rumah Tahanan Khusus Wanita Pondok Bambu Jakarta, (14/5). Depe dihukum 3 bulan akibat berkelahi dengan Julia Perez. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewi Persik keluar dari Rutan Pondok Bambu disambut meriah oleh para fans dan keluarganya, Rabu, 14 Mei 2014. Selama di penjara, Depe memanfaatkan waktu menulis buku tentang pengalaman hidupnya bersama para napi.

    "Di dalam sana saya belajar banyak hal. Di dalam saya membuat buku, sudah ada cover-nya, nanti saya mencari siapa yang mau menerbitkannya," ujar Depe setelah bebas di Rutan Pondok Bambu, Rabu, 14 Mei 2014. (Baca: Bebas, Depe Gelar Syukuran dengan 100 Anak Yatim)

    Untuk menulis buku, kata dia, tidak gampang. "Mungkin ibu kepala rutan kecewa sama kenakalan saya, gimana saya minta dia setujui untuk bikin buku itu, dan dia mudah-mudahan menyetujuinya," ujar Depe tentang pembuatan bukunya.

    Depe juga mengungkapkan bukunya bercerita tentang kehidupannya di dalam rutan. Berisi tentang foto dan segala kegiatannya di dalam rutan. Buku ini pun sempat ia rahasiakan.

    "Enggak ada yang tau buku ini, beberapa orang baru tau kemarin," dia menjelaskan seraya meninggalkan rutan dengan pengawalan dari keluarga dan kerabat, menuju langsung ke rumahnya menggunakan mobil Jaguar hitam miliknya. (Baca: Tunggu Depe Bebas, Fans Menginap di Rutan)

    ANINDYA LEGIA PUTRI


    Terpopuler
    Nabrak di Bundaran HI, Pengemudi BMW Tantang Polisi
    Tepis Fitnah Sara, Kiai NU Kampanye untuk Jokowi
    Jadwal Pemadaman Listrik Jakarta Hari Ini


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.