Film Sang Kiai Diputar di Festival Cannes  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Agus Kuncoro yang memerankan KH Wahid Hasyim dalam film Sang Kiai memperlihatkan poster film saat syukuran di Jakarta (21/12). Film Sang Kiai meraih 4 piala citra dalam FFI 2013 untuk kategori untuk kategori Film Bioskop Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktor Pendukung Pria Terbaik, Penata Suara Terbaik dan akan mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi Piala Oscar pada 2014.   ANTARA/Teresia May

    Aktor Agus Kuncoro yang memerankan KH Wahid Hasyim dalam film Sang Kiai memperlihatkan poster film saat syukuran di Jakarta (21/12). Film Sang Kiai meraih 4 piala citra dalam FFI 2013 untuk kategori untuk kategori Film Bioskop Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktor Pendukung Pria Terbaik, Penata Suara Terbaik dan akan mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi Piala Oscar pada 2014. ANTARA/Teresia May

    TEMPO.CO, London - Film Sang Kiai, yang menjadi Film Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2013, berpartisipasi pada Festival de Cannes ke-67 yang akan berlangsung di Cannes, Prancis, pada 14-23 Mei mendatang. Film itu merupakan besutan Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia 2013, Rako Prijanto.

    "Indonesia kembali berpartisipasi pada Festival de Cannes ke-67 dengan agenda utama mengikuti Marche du Film," ujar Kasubdit Festival dan Ekshibisi Film Direktorat Pengembangan Industri Perfilman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Molly Prabawaty di London, Ahad, 11 Mei 2014.

    Ia mengatakan sekitar 50 film Indonesia akan dipromosikan dalam Festival de Cannes, yang merupakan festival film paling bergengsi di dunia yang diselenggarakan sejak 1946.

    Selain film Sang Kiai, Indonesia juga akan membawa film 99 Cahaya Langit Eropa yang diangkat dari novel Hanum Salsabiela Rais dibantu suaminya, Rangga Almahendra. Serta film Jalanan karya sutradara Daniel Ziv, yang meraih Film Dokumenter Terbaik di Busan International Film Festival (BIFF) 2013.

    Menurut Molly Prabawaty, March du Film adalah pasar film terbesar di dunia yang merupakan bagian dari program Cannes Film Festival yang setiap tahun dihadiri sekitar 10 ribu pebisnis film dari seluruh dunia.

    Dalam rangkaian Festival de Cannes kali ini, hadir lebih dari 10 ribu peserta yang bergerak dalam industri perfilman, pengusaha perfilman, produser, sutradara, bintang film, pekerja film, dan wartawan dari sekitar 96 negara di dunia.

    Molly mengatakan Indonesia berpartisipasi pada Marche du Film dengan membuka booth seluas 28 meter persegi di Riviera. Sebanyak 50 film Indonesia itu akan dipromosikan di booth Indonesian Cinema.

    ANT | ALIA



    Baca juga:
    Power Rangers Diangkat Kembali ke Layar Lebar
    Heboh Foto Willow Smith Seranjang dengan Pria
    Mudji Massaid Jadi Mualaf


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.