Cara Alya Rohali Permalukan Perusak Fasilitas Umum  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puteri Indonesia 1996 Alya Rohali, di Sari Melayu Resto, Jakarta, Sabtu (09/06). Tempo/Dhemas Reviyanto

    Puteri Indonesia 1996 Alya Rohali, di Sari Melayu Resto, Jakarta, Sabtu (09/06). Tempo/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Presenter Alya Rohali memiliki cara sendiri membuat kapok para pencuri bangku taman.  "Sekarang itu yang cukup efektif adalah mempermalukan orang lewat social media,"  katanya kepada Tempo beberapa waktu lalu di Senayan City, Jakarta.

    Menurut wanita 37 tahun itu, sang pencuri bisa saja difoto saat melakukan aksinya. Setelah itu, foto itu disebarkan ke berbagai media sosial seperti Twitter dan Facebook.  "Foto pencuri itu kan nanti di-retweet atau di-repath dan menyebar,"  katanya.

    Menurut Alya, cara seperti itu adalah hukuman paling pas di zaman serba teknologi seperti saat ini.  "Walau ada undang-undang yang berlaku,  yang menjadi masalahnya itu ya penegakannya yang tidak pernah dilakukan," ujar Alya menyayangkan.

    Ia mengatakan sanksi sosial seharusnya bisa lebih menyakitkan dibanding hukuman yang diterapkan undang-undang.  "Kalau masyarakat mau kasih sanksi ya bisa aja kasih sanksi sosial yang bisa memberikan dampak,"  katanya.

    MITRA TARIGAN


    Terpopuler
    Brunei Terapkan Syariat, Selebritas Dunia Protes
    Jokowi Bertemu 13 Dubes Timur Tengah Malam Ini
    Kata Jokowi Soal Meninggalnya Bocah Renggo
    Didakwa Banyak Kasus, Atut Terancam Tua di Bui


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?