Juragan Film Tanah Air Tolak Pergi ke Cannes  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Ario Bayu (kanan) beradu akting bersama aktor Lukman Sardi saat syuting film

    Aktor Ario Bayu (kanan) beradu akting bersama aktor Lukman Sardi saat syuting film " Soekarno Indonesia Merdeka!" di Kebun Raya, Bogor (26/7). ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Persatuan Produser Film Indonesia (PPFI) menarik delegasi dan juga sejumlah film yang diproduksi anggotanya yang hendak diikutkan dalam Marche du Film-Festival de Cannes 2014 di Cannes, Prancis.

    Dasar penarikan delegasi dan film itu, menurut Firman Bintang--yang juga pemilik rumah produksi BIC Production itu, karena rombongan yang disertakan dalam pasar film internasional itu terkesan tidak efektif.

    "Kami nilai sangat tidak efektif," katanya sambil membeberkan bahwa rombongan yang ke Marche du Film-Festival de Cannes 2014 berjumlah 23 orang. Festival ini akan diselenggarakan pada 14-23 Mei 2014.

    Dengan komposisi dari Kemenparekraf dan Badan Perfilman Indonesia (BPI) dengan biaya atau plafon Rp 2,8 miliar, kata Firman, rombongan itu ditimbang sangat tidak efektif atau pemborosan.

    Dengan demikian, gerai yang dipasang dalam acara tahunan itu akan kosong. Rencananya, gerai Indonesia akan memamerkan dan mempromosikan sekitar 15 judul film lokal produksi anggota PPFI.

    Ke-15 film yang tidak jadi diikutkan yakni Cinta tapi Beda, Soekarno, Umi Aminah (Multivision), Slank Never Dies, Test Pack, You're My Baby, Delisa (Starvision), Sang Kiai, Nina Bobo (Rapi Films), Ayat-ayat Cinta, Di Bawah Lindungan Ka'bah, Habibie & Ainun (MD), Tenggelamnya Kapal van der Wijck, dan 99 Cahaya di Langit Eropa.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    Bella Saphira dan David Noah Tangisi Idris Sardi  
    Gelar Pameran, Pelukis Bali Naikkan Pamor Kertas
    Tio Pakusadewo: Idris Sardi Sangat Disiplin  
    Eros Djarot: Karya Idris Sardi Bersejarah  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.