Seth Meyers Terpilih Pandu Emmy Awards 2014  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembawa acara Seth Meyers mendapatkan kecupan dari seekor lemur ekor cincin saat membawakan acara LATE NIGHT WITH SETH MEYERS  Episode 27 (2/4). (Lloyd Bishop/NBC/NBCU Photo Bank via Getty Images)

    Pembawa acara Seth Meyers mendapatkan kecupan dari seekor lemur ekor cincin saat membawakan acara LATE NIGHT WITH SETH MEYERS Episode 27 (2/4). (Lloyd Bishop/NBC/NBCU Photo Bank via Getty Images)

    TEMPO.CO, Los Angeles - Seth Meyers didapuk menjadi pembawa acara Emmy Awards pada Agustus 2014. Meyers juga baru saja terpilih untuk menggantikan Jimmy Fallon dalam acara Late Night. "Keahlian Seth dan mudahnya membaur dengan penonton di acara SNL dan Late Night membuat Seth jadi pilihan sempurna untuk memandu Emmy Awards," ujar Paul Tekegdy, kepala program malam dan alternatif NBC, dalam pernyataanya, 25 April 2014.

    Acara penghargaan Emmy Awards tahun ini rencananya disiarkan pada 25 Agustus 2014 di stasiun NBC. Masuknya Meyers dalam daftar seratus orang berpengaruh versi majalah Time memberinya nilai tambah. Nama Don Mischer terpilih sebagai produser eksekutif acara ini. "Ditambah dengan pengalaman luar biasa Don dalam mengerjakan proyek besar seperti ini, kami berada di tangan yang benar," Telegdy menambahkan.

    Tahun sebelumnya acara ini dipandu oleh Neil Patrick Harris dan disiarkan langsung oleh CBS. Dan tahun lalu, acara ini mampu menyedot perhatian 17,6 juta pemirsa. "Seth itu penampil dan penulis yang sangat berbakat, dan kita tahu dia akan membawa sesuatu yang unik untuk memandu Emmy Awards," ujar Bruce Rosenblum, pimpinan Television Academy.

    LATIMES | DEWI RETNO

    Berita Lain:
    Isteri Ustad Uje Ajak Anak Yatim Menonton Soekarno
    Tahun Baru Spesial Alex Abbad
    Bimbim Ketagihan Film Slank


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.