Pelecehan di JIS, Oppie Buat Gerakan Berbagi Cinta dan Peluk

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Oppie Andaresta. TEMPO/Suryo Wibowo

    Oppie Andaresta. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Oppie Andaresta menyadari banyak orang yang memiliki perilaku seks menyimpang yang masih berkeliaran bebas. "Banyak orang 'sakit' karena mereka enggak mendapatkan cinta yang utuh," kata Oppie saat ditemui di kawasan Kemang Raya, Kamis malam, 24 April 2014.

    Untuk 'menggalakkan' rasa kasih saya, Oppie ingin membuat gerakan berbagi cinta dan berbagi peluk. "Karena orang yang dapat cukup cinta dia akan cenderung berbagi cinta bukan berbuat kejahatan,” paparnya dengan nada serius.

    Dalam kasus pelecehan seksual yang terjadi pada seorang siswa di TK Jakarta International School (JIS), Oppie menyatakan turut bersimpati. "Saya mengutuk pelaku pelecehan itu," katanya.

    Menurut Oppie, kejadian itu merupakan pemicu bagi terungkapnya kasus serupa lainnya. Selain itu, kasus pelecehan ini seharusnya membuat para orang tua lebih waspada dan menyadari banyak terdapat orang yang sakit jiwa di sekitar kita. “Orang dengan kelainan seksual seperti itu sakit jiwa, dan mereka itu beredar di mana-mana," katanya.

    AISHA

    Topik terhangat:
    Hadi Poernomo | Pelecehan Siswa JIS | Kisruh PPP | Jokowi | Prabowo

    Berita terpopuler:
    Ahok: Kita Beragama tapi Tak Bertuhan
    Gagal ke Senayan, Roy Suryo Tuding Ada Manipulasi
    Kebakaran Pasar Senen, 33 Unit Damkar Diturunkan



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.