Wulan Guritno: Pedofil Dihukum Berat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wulan Guritno. TEMPO/Nurdiansah

    Wulan Guritno. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ekspresi kesal terpancar dari wajah Wulan Guritno saat dimintai pendapatnya soal kasus pelecehan seksual di salah satu sekolah internasional di Jakarta. Ibu tiga anak ini mengaku sangat berang saat mendapatkan kabar yang menurutnya tidak berperikemanusiaan.

    Sebagai seorang ibu siapa yang tidak akan marah saat mendengar kabar ada anak diperlakukan tidak senonoh. "Anak yang diperlakukan tidak senonoh seperti itu seolah mendapat hukuman seumur hidup," ujar Wulan saat ditemui di kawasan Epicentrum, Kuningan, Selasa malam, 22 April 2014.

    "Dia dihukum seumur hidup, hukumannya apa? Dia bisa jadi nggak percaya diri, dia trauma, dia punya ketakutan yang akan berimbas pada masa depan dia," kata Wulan. Namun Wulan berharap agar upaya penyembuhan korban dari trauma berikut juga kesembuhan fisiknya dapat berjalan dengan baik. (Baca: Tak Punya Izin, Penyelenggara JIS Bisa Dipenjara)

    Soal hukuman yang layak diberikan pada pelaku sodomi, Wulan ingin mereka diperlakukan setimpal dengan apa yang sudah dilakukan pada korban. "Gila.. kalau perlu, saya lebih setuju hukuman yang seimbang aja deh. Dia nyodomi kan? Sodomi lagi aja deh, tapi sepuluh kali lipat, dan pakai besi. Kedengeran sadis kan, tapi sebenernya nggak terlalu sadis juga kalau bercermin atas apa yang dilakukan," kata Wulan tak bisa menyembunyikan emosi.

    Menurut dia, meskipun hukuman mati yang diberikan pada si pelaku, hal tersebut masih terhitung ringan, karena mereka tidak akan merasakan sakit dan tersiksa.

    Pelaku tindak pelecehan seksual apalagi hingga berulang kali sudah menunjukkan ada kelainan pada dirinya. "Yang kayak gitu itu udah gila, sakit jiwa, sampah negara, namanya sampah ya...perlakukan kayak sampah," kata Wulan berapi-api.

    Wulan mengaku ikut menandatangani petisi dalam jaringan (online) yang meminta adanya revisi UU No. 23 Tahun 2002. Dalam petisi itu meminta adanya revisi dalam Undang-Undang terhadap jumlah hukuman yang harus diterima oleh pelaku pelecehan seksual.

    AISHA

    Berita Terpopuler
    Leonardo DiCaprio Diminta Perankan Steve Jobs
    Pertunangan Uma Thurman Bubar
    Merry Riana Suka Gaya Pakaian Kate Middleton
    Courtney Cox Bantah Reuni 'Friends'


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto