Emilia Contessa Raih Suara Terbanyak DPD  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Denada Tambunan dan Emilia Contessa. Istimewa

    Denada Tambunan dan Emilia Contessa. Istimewa

    TEMPO.CO, Mojokerto - Popularitas sebagai artis dan biduan era tahun 70-80-an membawa keuntungan sendiri bagi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur, Emilia Contessa. Artis kelahiran Banyuwangi 57 tahun lalu ini mendapat suara terbanyak dalam rekapitulasi suara DPD di Kota Mojokerto.

    Emilia mendapat 8.606 suara, jauh di atas 39 calon anggota DPD Dapil Jatim lainnya. Suara Emilia mengungguli empat calon anggota DPD petahana (inkumben) yang lain, seperti Istibsjaroh 1.742 suara, A. Muhaimin 1.115 suara, Abdul Sudarsono 1.055 suara, dan Wasis Siswono yang hanya mendulang 62 suara.

    Saat pemungutan suara pada 9 April 2014 lalu, sejumlah warga Kota Mojokerto memang mengaku tak tahu banyak tentang latar belakang calon anggota DPD. Namun ibu-ibu berusia paruh baya banyak yang mengenal Emilia sehingga menjatuhkan pilihan padanya. "Saya tahu dia karena dulu penyanyi terkenal," ujar seorang warga.

    Meski mendapat suara terbanyak di Kota Mojokerto, ibu dari penyanyi Denada itu belum tentu lolos sebagai anggota DPD terpilih karena harus menunggu suara total dari kota dan kabupaten lainnya. Dari 40 calon anggota DPD Dapil Jawa Timur, empat orang peraih suara terbanyak berhak menjadi anggota DPD terpilih.

    "Rekapitulasi sudah selesai kemarin, dan hari ini akan dilakukan rapat pleno penetapan calon terpilih," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto I Dewa Gde Paramartha, Ahad, 20 April 2014.

    ISHOMUDDIN

    Berita Lain:
    Dul Kini Tinggal dengan Maia Estianty 
    Kim Kardashian Takut Khloe Lebih Seksi Saat Pernikahannya
    Katy Perry Ingin Punya Anak 
    Joko Anwar Dukung Jokowi Nyapres

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?