Eko Patrio Dukung Jokowi Jadi Presiden  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Eko Patrio mendukung Gubernur DKI Jakarta sebagai calon presiden. Anggota legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu merasa Jokowi merupakan sosok yang mampu memimpin Indonesia.

    "Menurut saya, Jokowi sosok yang mumpuni. Beliau sederhana. Ia sosok yang patut diperhitungkan sebagai bakal calon presiden," ujar Eko, saat ditemui di Wisma Bidakara, Minggu, 13 April 2014.

    Pemilik nama lengkap Eko Hendro Purnomo itu menyatakan bahwa majunya Jokowi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi hal yang harus diperhitungkan.

    Namun, sebagai bahan pertimbangan, katanya, kelayakan sebagai calon presiden sangat perlu diperhatikan tentu dapat dilihat dari kinerjanya dalam dua tahun terakhir memimpin Jakarta. "Tentu harus dilihat kinerjanya agar masyarakat jangan sampai membeli kucing dalam karung. Hal ini berlaku untuk semua calon," kata Eko lagi.

    Menurut suami dari aktris Viona Rosalina itu, memilih pemimpin tak jauh berbeda ketika memilih jodoh, harus melihat bibit, bebet, dan bobot-nya.

    Eko juga berharap wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi merupakan orang yang profesional di bidangnya. "Kalau buat saya bukan cocok atau tidak, tapi bagaimana dia harus mempekerjakan orang profesional di bidangnya. Mau itu Wiranto Prabowo, Abu Rizal Bakrie, termasuk pimpinan partai saya, Pak Hatta Rajasa," ujar Eko.

    AISHA

    Berita Lain:
    Ibu Selena Gomez Kaget Dipecat Sebagai Manajer
    Arumi Bachsin dan Emil Dardak Fokus Jaga Bayi
    Katy Perry dan Robert Pattinson Semakin Intim

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.