DJ Winky : Kultur dan Senioritas Dalam Dunia DJ  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Winky Wirawan. Istimewa

    Winky Wirawan. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Winky Wiryawan, pria kelahiran Bandung, 9 Desember 1973, sudah 20 tahun menjalani profesi sebagai disc jockey (DJ). Pria bernama asli Nurayendra Irwindo ini mengaku bisa bertahan lama sebagai DJ karena beberapa hal. "Saya konsisten saja," katanya.

    Menandai 20 tahun berprofesi sebagai DJ, Winky akan mengeluarkan album double package. CD pertama berisi lagu masa kini dan CD kedua berisi musik dengan pengaruh hip hop dan swing jazz, sebagai penanda bagaimana ia mempelajari perkembangan musik dari awal hingga kini.

    Soal resep bertahan, ia menuturkan tidak ada yang instan dalam bidang apa pun. "Saya menghargai apa yang disebut culture, senior, dan lingkungan di mana saya berdiri," katanya.

    Winky juga mengatakan menghargai komunitas yang ada. "Seseorang bisa berkarya dan berenergi karena komunitasnya. Bila tidak, satu atau dua tahun dia akan tersingkir," katanya.

    Menurut Winky, setiap orang bisa jadi apa pun, semisal main sinetron. Semua orang main sinetron, tapi yang benar-benar bertahan adalah mereka yang memiliki dasar akting.

    Pada saat di sekolah dasar, Winky terbiasa diajak ibunya melihat pertunjukan almarhum Harry Roesli. "Culture ini berpengaruh pada saya," katanya.

    Musik dance selalu berubah. Kini bagaimana cara dia mampu mengikutinya. Perubahan itu cepat terjadi dari house music ke musik trance dan musik elektronik dance.

    "Tapi, sebenarnya, musik mana yang benar benar asli tidak ada. Hanya kelanjutan dari yang dulu. Musik sekarang tak ada yang original," katanya.

    Oleh karena itu, seorang DJ harus punya wawasan luas tentang musik. Anak sekarang mengagumi musik yang diambil dari inspirasi The Beatles, tapi tidak tahu siapa The Beatles.(Baca: Konser Mika, DJ Winky dan Istri Beda Pendapat)

    Sempat ia dilanda pertanyaan, tidak terlalu tuakah untuk tetap menggeluti dunia DJ? "Selama 20 tahun di dunia ini (DJ) tidak ada batasan usia," kata Winky.

    Meski begitu, ia mengaku usia tidak bisa membohongi dirinya. Jika dulu hingga pagi masih kuat, kini pukul 02.00 pagi ia sudah merasa lelah. "Udah enggak bisa ngalahin anak usia 25 tahun," katanya sambil tertawa. Tapi, di lingkungan komunitas DJ, ia merasa tetap awet muda. "Enggak pernah merasa tua," katanya.

    Meskipun bermunculan wajah baru dan lebih fresh, Winky tak merasa terancam. "Mereka memang jauh lebih jago. Mereka pelajari roots dan mereka lebih gokil," katanya.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    Agnes Monica Artis Terpopuler di MTV 
    The Raid Dilarang Tayang di Malaysia 
    Agnes Monica Kalahkan Miley Cyrus di MTV 
    Nowela Indonesian Idol Tersiksa dengan Penampilannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.