Karena Indonesian Idol, Yuka Punya Gitar Baru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yuka Tamada tampil dalam Indonesian Idol 2014 di Studio RCTI, Jakarta, (7/2). Sebelas finalis tidak ada yang terleminasi, karena Windy, salah satu finalis, mendapat musibah, orang tuanya meninggal dunia. TEMPO/Nurdiansah

    Yuka Tamada tampil dalam Indonesian Idol 2014 di Studio RCTI, Jakarta, (7/2). Sebelas finalis tidak ada yang terleminasi, karena Windy, salah satu finalis, mendapat musibah, orang tuanya meninggal dunia. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Finalis Indonesian Idol, Yuka Tamada, mendapatkan hadiah sebuah gitar baru dari teman-teman SMA-nya. Pemberian itu membuat Yuka terharu karena dirinya tidak menyangka akan ada bentuk perhatian sebesar itu dari teman-temannya.

    "Waktu itu kan aku pernah bawa gitarku, pas temanku tahu dan lihat aku di Indonesian Idol, mereka marah, kenapa tidak kasih tahu," ujar Yuka kepada Tempo, Sabtu, 29 Maret 2014. "Mereka juga lihat gitarku. Mereka marah lagi, kenapa gitarmu seperti itu? Tunggu kita belikan." 

    Gitar milik Yuka saat itu kondisinya masih baik, hanya memang banyak coretan dan beberapa senarnya terlihat tidak beraturan. (Baca: Kisah Cinta Peserta Indonesian Idol Tema Malam Ini)

    "Mereka benar-benar belikan gitar baru. Terharu, dukungannya enggak main-main," kata gadis asal Makassar ini. Yuka bercerita bahwa dukungan yang dia peroleh sangat besar. Hampir seluruh keluarga besar, yang bahkan belum ia kenal, dikerahkan untuk mendukung dirinya.

    "Sangat terharu pokoknya, padahal mereka juga belum kenal saya, siapa sih Yuka," kata gadis berkacamata yang senang membawakan lagu-lagu anti-mainstream ini.

    AISHA

    Berita Terpopuler:
    Konser yang Paling Diingat GIGI: Yogya
    Filosofi Jawa Kuno Tujuh Bulanan Arumi Bachsin
    Video Musik Coke Bottle, Agnez Mo Tayang Hari Ini 
    Mimpi GIGI di Ultah ke-20, Tampil di Kecamatan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.