Main Ketoprak, Dahlan Iskan Tidak Latihan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dahlan Iskan. TEMPO/Fully Syafi

    Dahlan Iskan. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan, rupanya punya bakat akting. Untuk kesekian kalinya, Dahlan sukses bermain ketoprak dengan peran sentral dan lakon yang cukup serius, meski tanpa latihan yang cukup. (Baca : Malam Minggu, Dahlan Iskan Main Ketoprak).

    Pada Sabtu, 30 Maret 2014, Dahlan Iskan dan 16 direktur BUMN bermain ketoprak di Gedung Kesenian Jakarta. Kali ini, Dahlan dan anak buahnya memainkan kisah Kerajaan Singasari. Dahlan berperan sebagai Raden Wijaya, menantu Raja Singasari yang kelak mendirikan Kerajaan Majapahit. (Baca juga : Main Ketoprak, Dahlan Iskan Jadi Jaka Tingkir).

    Ternyata, untuk memerankan tokoh penting ini, Dahlan tidak latihan sama sekali. Dahlan mengaku tidak sempat mengikuti latihan karena sibuk. "Saya baru membaca isi naskah sesaat sebelum pentas dimulai," kata dia saat ditemui Tempo seusai pementasan.

    Padahal peran Dahlan sebagai Raden Wijaya cukup rumit dan penting. Dahlan alias Raden Wijaya harus memerankan adegan perang dalam merebut kembali kerajaan Singasari dari Kerajaan Kediri dengan memukul mundur serangan Kubilai Khan, penguasa dari negeri Tiongkok. Caranya, Dahlan alias Raden Wijaya membuat pasukan Tiongkok itu mabuk sebelum kemudian diserang secara mendadak.

    Dahlan berharap pertunjukan ini bisa diterima sebagai bentuk partisipasi BUMN dalam melestarikan budaya nasional. "Saya dan Komunitas BUMN bangga bisa ikut bermain dalam pertunjukkan Ketoprak ini," ujarnya. (Baca juga : Main Ketoprak, Dahlan Iskan Bagikan Uang).

    MAYA NAWANG WULAN

    Berita Terpopuler
    Ke Suami, Penculik Mengaku Baru Lahirkan Bayi
    Kenapa Penculik Bayi Loncat dari Flyover Pasupati?  
    Jokowi: Indonesia Harus Berani Stop Impor Sapi  

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto