Disney Ramallah di Yogyakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak Palestina menarik Kambing di pasar sapi lokal menjelang Hari Raya Idul Adha di kota Ramallah, Palestina, (12/10). REUTERS/Mohamad Torokman

    Seorang anak Palestina menarik Kambing di pasar sapi lokal menjelang Hari Raya Idul Adha di kota Ramallah, Palestina, (12/10). REUTERS/Mohamad Torokman

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Film berjudul 'Disney Ramallah' karya sutradara muda kelahiran Israel, Tamara Erde, 31 tahun, memukau penonton pada Festival Film Like the Unlike di Dusun Jogja Village Inn, Yogyakarta, Senin malam, 17 Maret 2014. Film fiksi pendek berdurasi 15 menit ini berkisah tentang impian anak Palestina untuk menikmati dunia fantasi Disney yang anak-anak gemari. (Baca: Festival Film Like The Unlike Digelar di Yogya)

    Tapi keinginan anak bernama Ahmad dalam film itu terhambat oleh pandangan Rabiah, ayahandanya. Menurut sang Ayah, Disney adalah produk Israel untuk meracuni otak anak-anak Palestina.

    Sutradara film, Tamara Erde, mengatakan bahwa film itu hasil risetnya tentang konflik Israel-Palestina. "Saya memilih tema impian anak Palestina itu karena dunia anak bebas prasangka," kata Tamara kepada Tempo.

    Dalam film itu, Rabia akhirnya memahami keinginan Ahmad. Ini terjadi setelah Rabia berdiskusi dengan isterinya, Samira. Di dalam rumahnya, Rabia membuat miniatur dunia fantasi ala Disney di dalam rumahnya. 

    Rabia menata ruangan utama rumahnya dengan aneka mainan dan instalasi layaknya dalam film Disney, 'Pirates of Caribbean'. Ada boneka tokoh utama film bajak laut Jack Sparrow. Ada pula kemudi kapal, layar kapal, kain penutup satu mata khas bajak laut, topi bajak laut, dan aneka peti. Ini semua adalah hadiah Rabia ke Ahmad yang merayakan ulang tahun.

    Ahmad kemudian mengundang kawan-kawan dia untuk bermain di rumahnya. Mereka riang. Ayah dan bunda Ahmad ikut bahagia. Deru pesawat di atas langit mengganggu kebahagian mereka. Kesenangan itu berubah menjadi cemas. Orang tua Ahmad kemudian mengusir kawan-kawan Ahmad untuk pergi dari rumah itu. Bahaya mengintai. Karim, kawan Rabia di awal film itu memberi informasi tentara Israel sedang mengawasi Rabia.

    Rabia kemudian mengajak Samira dan Ahmad meninggalkan rumah demi menyelamatkan nyawa mereka. Ahmad yang larut dalam kegembiraan tak mau pergi dari rumah. Rabia terus membujuk Ahmad sehingga mau dia ajak meninggalkan rumah. Sebelum mobil mereka melaju, Ahmad berkata kepada ayahnya, boneka bajak laut Jack Sparrow ketinggalan di dalam rumah.

    Rabia lalu masuk ke dalam rumah untuk mengambil boneka bajak laut. Tak lama setelah itu, bom menghujani rumah Rabia. Di akhir film, Ahmad berteriak memanggil ayahnya dari dalam mobil. (Baca: Sineas Prancis Putar Film Tentang Palestina di Yogya)

    SHINTA MAHARANI 

    Terpopuler:
    Petinggi Demokrat Minta Ruhut Santun Kritik Jokowi
    Prabowo Merasa Dikhianati Megawati
    Ini Surat Rp 1 Miliar dari Prabowo ke Kepala Desa


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.