Tema-tema di Festival Film Pendek 2014

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lukman Sardi. TEMPO/Nurdiansah

    Lukman Sardi. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - XXI Short Film Festival 2014 kembali digelar untuk kedua kalinya. Dalam penyelenggaraan kali ini, menurut aktor Lukman Sardi, para peserta yang mengirim karyanya banyak yang menunjukkan kedekatan tema dan kondisi sebenarnya.

    Menurut Lukman, dari sekian banyak film yang masuk penilaian, ada beberapa film yang menggambarkan kondisi-kondisi sesuai realitas dan masih relevan dengan keadaan saat ini. "Tema yang mendominasi itu mereka mengerjakan sesuatu yang related dengan keadaan. Ada animasi tentang khitanan, itu yang gue seneng, unsur Indonesia-nya kental," kata Lukman Sardi saat ditemui di XXI Epicentrum Kuningan, Rabu malam, 12 Maret 2014.

    Menurut pria yang juga menjadi salah satu juri untuk kategori fiksi naratif ini, saat ini cukup banyak film dibuat dengan konsep ide di luar hal-hal yang ada di sekitar kita sendiri. (Baca: Festival Film Pendek 2014 Didominasi Tema Anak).

    Hal itu tidak salah, tapi ia mengapresiasi bagaimana para sineas muda masih bisa peka dan mencoba mengeksplorasi sisi-sisi budaya serta nilai-nilai keyakinan di lingkungan masyarakat yang sering kali luput.

    AISHA

    Berita Terpopuler
    45 Tahun Bersatu, Doraemon Berpisah dengan Nobita
    Barack Obama, Penonton Pertama Game of Thrones 
    Panitia Konser Avril Lavigne Buat Banyak Aturan 
    StoS Film Festival Putar Film Sampah Purbalingga 
    Digelar, Festival Sastra ASEAN 2014  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.