45 Tahun Bersatu, Doraemon Berpisah dengan Nobita

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Doraemon. comic2.com

    Doraemon. comic2.com

    TEMPO.CO, Tokyo - Setelah 45 tahun bersatu, Nobita harus mengucapkan sayonara kepada Doraeman, robot kucing kesayangannya. "Ini adalah kisah pertama sekaligus terakhir Doraemon," ujar narator film berjudul Stand by Me.

    Film yang akan dipasarkan di Jepang pada 8 Agustus 2014 mendatang ini mungkin bakal menyedihkan bagi penggemar Doraemon di seluruh dunia. Film dalam bentuk tiga dimensi ini memang menjadi perpisahan di antara dua tokoh utama, Nobita dan Doraemon, robot kucing yang memiliki kantong ajaib.

    Senin, 10 Maret 2014, penggalan video Stand by Me diunggah ke dunia maya. Tampak adegan Doraemon mengucapkan salam perpisahan kepada Nobita. "Aku tak bisa tinggal di sini lagi, Nobita," ujar si robot dengan mata yang berkaca-kaca. (Baca: Jean Reno Jadi Doraemon)

    Gara-gara cuplikan video ini, banyak penggemar Doraemon berspekulasi. Rata-rata mereka membandingkan kisah film Doraemon dengan Toy Story 3. Dalam kisah itu, cerita akan bergelut seputar tema tokoh utama yang beranjak dewasa dan mulai meninggalkan masa kanak-kanak.

    Doraemon adalah tokoh fiksi yang dikarang Fujiko F. Fujio dan Motoo Abiko pada 1969. Hadir pertama kali dalam bentuk komik, tokoh robot dengan kantong ajaibnya itu menarik banyak perhatian anak-anak di seluruh dunia. (Baca: Giant 'Doraemon' Rayakan Ulang Tahun)

    Film tiga dimensi yang dilengkapi teknologi CG terkini ini merupakan film ke-36 untuk Doraemon. Sebelumnya film-film Doraemon yang ditayangkan setiap masa liburan sekolah di Jepang selalu dalam bentuk dua dimensi saja. 

    DORAEMON-3D OFFICIAL SITE | ANIME NEWS NETWORK | GUSTIDHA BUDIARTIE

    Terpopuler Seleb:
    Rachmawati Menangi Gugatan Hak Cipta Film Soekarno
    Glenn Fredly Sebarkan Cerita Damai di Maluku
    Nikmati Maluku, Shafira Rela Berat Badan Naik  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.