Sandra Bullock Tentang Kesuksesan Gravity

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandra Bullock dalam sebuah adegan di film

    Sandra Bullock dalam sebuah adegan di film "Gravity." Film ini masuk nominasi film terbaik Oscar 2014. AP/Warner Bros. Pictures

    TEMPO.CO, Jakarta - Gravity memang tak menjadi film terbaik dalam penghargaan OScar 2014 beberapa waktu lalu. Namun, prestasinya dalam menyabet 7 penghargaan dari 10 nominasi membuat film fiksi ilmiah luar angkasa ini tak mencuri perhatian. Sebagai pemeran utama, Sandra Bullock mengungkapkan bahwa itu bisa terwujud dari atas kerja keras tim seluruh tim.

    "Kami harus berpikir tentang sesuatu yang tidak ada, dalam rangka melaksanakan instruksi Cuaron. Kami mencari tahu dan bekerja bersama-sama," kata Bullock dalam wawancara dengan Mirror.co.uk, Selasa, 4 Maret 2014.

    Sebagai pemenang Visual Efek dan Editing Film Terbaik, Gravity memang banyak mengunakan teknologi editing dengan komputer grafik 3 dimensi dan kabel yang menggantung tubuh Bullock hampir di seluruh adegan.

    "Itu adalah film tersulit yang pernah saya mainkan, tapi saya berkontribusi secara fisik dan emosional, untuk mengeksekusi cerita yang indah dan luar biasa karya Cuaron itu," katanya.

    Gravity berhasil menyapu bersih penghargaan Piala Oscar, Minggu, 2 Maret 2014, di Dolby Theatre Hollywood, California, dan menjadi film fiksi ilmiah pertama peraih penghargaan bergengsi itu. Gravity menyabet penghargaan Best Visual Effect, Best Sound Mixing, Best Sound Editing, Best Film Editing, Cinematography, Original Song, dan Best Director.

    RINDU P HESTYA | MIRROR.CO.UK

    Berita Lain:
    Jojon Pernah Jadi 'Direktur' PT Rejeki Nomplok 
    Jojon Meninggal, Dorce Datangi RS Premier 
    Bapak Terkenal, Anak Jojon Sering Diolok Teman
    Nasihat Penting Jojon Kepada Eko Patrio 
    Apa Jadinya Kalau Jojon tanpa Kumis



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.