Jenazah Jojon Sudah Dijemput Keluarga  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wajah pelawak Indonesia, Jojon saat ditemui di Stadion Utama Senayan, Jakarta, pada tahun 1985. Dok.TEMPO/Rizal Pahlevi

    Wajah pelawak Indonesia, Jojon saat ditemui di Stadion Utama Senayan, Jakarta, pada tahun 1985. Dok.TEMPO/Rizal Pahlevi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pihak keluarga telah membawa jenazah pelawak Jojon, 66 tahun, dari Rumah Sakit Premier Jatinegara pada Kamis pagi, sekitar pukul 10.00, Kamis, 6 Maret 2014. Almarhum akan dimakamkan di TPU Kebon Pedes, Bogor, setelah disemayamkan di rumah duka di Jalan Puri Pangeran Nomor 3, Imperial Golf Estate, Sentul City, Bogor.

    Sukendar, Humas Rumah Sakit Premier Jatinegara, tempat Jojon dirawat, mengatakan pelawak grup lawak Jayakarta itu dirawat di rumah sakit tersebut sejak 4 Maret 2014 lalu. "Masuknya waktu itu tengah malam. Keluhannya sakit di bagian dada," katanya, Kamis, 6 Maret 2014.  (Baca juga: Sebelum Jojon, Ini Pesohor Meninggal Akibat Jantung)

    Jojon mengembuskan napas terakhirnya Kamis pagi tadi, sekitar pukul 06.10. Istri Jojon, Henny, mengatakan Jojon meninggal dunia karena terkena serangan jantung. Namun, rekan Jojon yang datang ke RS Premier, Cahyono, menduga Jojon meninggal karena penyakit asma yang dideritanya sejak lama. (Baca: Jojon Sudah Lama Mengeluh Sakit Dada )

    Sukendar menjelaskan, terkait rekam medis dan penyebab meninggalnya Jojon akan disampaikan tim dokter yang menangani Jojon di kediaman pelawak dengan ciri khas kumis kecil dan celana ngatung itu. "Nanti ada konferensi persnya di rumah duka." (Baca: Bapak Terkenal, Anak Jojon Sering Diolok Teman)

    PRAGA UTAMA



    Berita Lainnya:
    Jojon Dimakamkan di Kebon Pedes Bogor
    Boediono Minta Media Tak Asal Tuding Soal Century
    Insomnia Membuat Otak Lebih Fleksibel


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.