Jojon Meninggal, Ini Kesan Pelawak Doyok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelawak Indonesia kelahiran 5 Juni 1947, Djuhri Masdjan alias Jojon dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis 6 Maret 2014 di Jakarta. TEMPO/ Wisnu Agung Prasetyo

    Pelawak Indonesia kelahiran 5 Juni 1947, Djuhri Masdjan alias Jojon dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis 6 Maret 2014 di Jakarta. TEMPO/ Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar meninggalnya pelawak senior Djuhri Masdjan alias Jojon dibenarkan oleh pelawak Doyok. Pelawak yang berkarier bersama sejak 1980-an tersebut mengatakan, sejak pukul 2 dinihari tadi, Jojon sudah koma di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur. (Baca: Pelawak Jojon Tutup Usia)

    Menurut Doyok, Jojon sudah sejak lama menderita penyakit sesak napas. "Bahkan sudah dua bulan lalu izin dari syuting Mak Ijah Pengen ke Mekkah," kata pemilik nama Sudarmadji ini saat dihubungi, Kamis, 6 Maret 2014.

    Menurut Doyok, pelawak yang terkenal dengan kumis pendek tersebut sejak 3 Maret lalu sudah dibawa ke RS Premier. Rencananya, hari ini jenazah Jojon akan dibawa ke Bogor.

    Di mata Doyok, Jojon merupakan pelawak legendaris. Ia mampu ngemong para pelawak junior. Jojon selalu bisa menempatkan diri untuk mengalah dan memberi pancingan. (Baca juga: Jojon Pernah Manggung di Klub Malam)

    Doyok mengaku sudah lama mengenal Jojon. "Waktu itu, dia di grup lawak Jayakarta, saya di grup Doyok, sekitar tahun 1980," kata Doyok. Dari pertemuan pertama itu, Doyok mengaku mulai akrab dengan Jojon saat masih sama-sama di Paguyuban Pelawak Indonesia pimpinan Edy Soed. Meski beda angkatan, Doyok melihat Jojon bisa menyatu dengan orang-orang dari berbagai generasi.

    Sosok Jojon, menurut Doyok, hingga saat ini belum ada gantinya. Dia menyetarakan Jojon dengan beberapa pelawak legendaris, seperti almarhum Benyamin Sueb dan S. Bagio. Salah satu pesan yang sering disampaikan Jojon kepada Doyok antara lain mengenai nasihat profesi, pergaulan, dan cara menghemat uang.

    Salah satu momen yang menurut Doyok tak bisa dilupakan adalah saat dia belum menjadi pelawak. Dalam sebuah pertandingan bola, Doyok menjadi salah satu pembawa kostum Jojon. "Saya ke mana-mana suruh bawain kostumnya. Nah, dari situ saya akrab dan dikenalkan kepada Edy Soed untuk seleksi lawak di TVRI."

    FAIZ NASHRILLAH

    Berita terkait
    Jojon Pernah Manggung di Klub Malam
    Apa Jadinya Kalau Jojon Tanpa Kumis 
    Jojon Meninggal, Ini Kesan Pelawak Doyok  

    Terpopuler:
    Calon Hakim MK, Hidup Mewah dan Tak Paham Hukum
    Anas Urbaningrum Jadi Tersangka Pencucian Uang
    Pamer Foto Tembak Kucing Ala Danang Tak Wajar


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.